Pada 11 November 2025, Yield Obligasi Indonesia 1 Tahun naik menjadi 4,72%, naik 0,01 poin persentase dari sesi sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, yield tersebut turun sebesar 0,26 poin dan 1,73 poin lebih rendah dibandingkan setahun yang lalu, berdasarkan kutipan yield interbank over-the-counter untuk jatuh tempo obligasi pemerintah ini.

Secara historis, Yield Surat Berharga 52 Minggu Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 18,89 pada November 2008.

Imbal Hasil Surat Utang 52 Minggu Indonesia diperkirakan akan diperdagangkan pada 4,67% pada akhir kuartal ini, menurut model makro global Trading Economics dan ekspektasi analis. Ke depan, kami memperkirakan akan diperdagangkan pada 4,40 dalam 12 bulan ke depan.



Hasil Hari Month Tahun Tanggal
Indonesia 10Y 6.82 0.042% 0.394% -0.145% 2026-03-13
Indonesia 1M 5.41 0.059% 0.824% -0.693% 2026-03-13
Indonesia 52W 5.31 0.001% 0.195% -0.994% 2026-03-13
Indonesia 20Y 6.82 0% 0.112% -0.209% 2026-03-13
Indonesia 30Y 6.84 0% 0.107% -0.174% 2026-03-13
Indonesia 3M 5.50 0.109% 0.845% -0.682% 2026-03-13
Indonesia 3Y 5.92 -0.069% 0.826% -0.941% 2026-03-13
Indonesia 5Y 6.25 0.120% 0.529% -0.423% 2026-03-13
Indonesia 6M 5.58 0.135% 0.858% -0.645% 2026-03-13


Imbal Hasil Surat Utang 52 Minggu Indonesia
Pendapatan dari Yield Obligasi Indonesia 1 Tahun naik menjadi 4,72% pada 11 November 2025, menandai kenaikan sebesar 0,01 poin persentase dari sesi sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, yield telah turun sebesar 0,26 poin dan 1,73 poin lebih rendah dari tahun sebelumnya, menurut kutipan yield antarbank over-the-counter untuk jatuh tempo obligasi pemerintah ini.
Realisasi Sebelum Ini Tertinggi Paling Rendah Tanggal Satuan Frekuensi
5.31 5.31 18.89 2.13 2003 - 2026 % Harian