Penjualan mobil baru di Indonesia naik 12,2% secara tahunan menjadi 81.159 unit pada Februari 2026, setelah naik 7,0% pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini menandakan bahwa permintaan untuk kendaraan baru secara bertahap membaik setelah melemah pada Januari, didukung oleh minat yang lebih kuat terhadap kendaraan listrik dan pemulihan yang lebih luas di sektor otomotif Indonesia. Secara bulanan, penjualan mobil melonjak 22,1%. Pada periode Januari-Februari, total penjualan grosir mencapai 147.631 unit. Sementara itu, penjualan ritel mobil baru melonjak 16,7% secara bulanan menjadi 78.219 unit.

Pendaftaran Mobil di Indonesia meningkat menjadi 81.159 unit pada bulan Februari dari 66.472 unit pada bulan Januari 2026. Pendaftaran Mobil di Indonesia rata-rata mencapai 61616,89 Unit dari tahun 1999 hingga 2026, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 115974 Unit pada September 2013 dan rekor terendah sebesar 1898 Unit pada Januari 1999.



Kalender GMT Referensi Realisasi Sebelum Ini Kesepakatan
2026-02-09 09:00 AM
Penjualan Mobil (Tahunan)
Jan 7% 25.7%
2026-03-13 10:15 AM
Penjualan Mobil (Tahunan)
Feb 12.2% 7%
2026-04-10 06:00 AM
Penjualan Mobil (Tahunan)
Mar 12.2%


Terakhir Sebelum Ini Satuan Referensi
Indeks Keyakinan Bisnis 10.61 11.55 Poin Dec 2025
Penggunaan Kapasitas 73.15 73.84 Persen Dec 2025
Produksi Mobil 1026976.00 1180355.00 Unit Dec 2024
Penjualan Mobil (Tahunan) 81159.00 66472.00 Unit Feb 2026
Perubahan Persediaan 539.69 6423.83 Idr - Miliar Dec 2025
Indikator Utama Komposit 101.15 101.16 Poin Feb 2026
Indeks Korupsi 34.00 37.00 Poin Dec 2025
Peringkat Korupsi 109.00 99.00 Dec 2025
Pertumbuhan Produksi Industri (y-on-y) 2.63 9.40 Persen Dec 2025
Penjualan Sepeda Motor (Tahunan) 587354.00 577763.00 Unit Feb 2026


Penjualan Mobil Total di Indonesia
Di Indonesia, Total Penjualan Mobil mengacu pada total penjualan domestik mobil penumpang baru.
Realisasi Sebelum Ini Tertinggi Paling Rendah Tanggal Satuan Frekuensi
81159.00 66472.00 115974.00 1898.00 1999 - 2026 Unit Bulanan
Volume, NSA

Berita
Penjualan Mobil Indonesia Naik 12,2% pada Februari
Penjualan mobil baru di Indonesia naik 12,2% secara tahunan menjadi 81.159 unit pada Februari 2026, setelah naik 7,0% pada bulan sebelumnya. Peningkatan ini menandakan bahwa permintaan untuk kendaraan baru secara bertahap membaik setelah melemah pada Januari, didukung oleh minat yang lebih kuat terhadap kendaraan listrik dan pemulihan yang lebih luas di sektor otomotif Indonesia. Secara bulanan, penjualan mobil melonjak 22,1%. Pada periode Januari-Februari, total penjualan grosir mencapai 147.631 unit. Sementara itu, penjualan ritel mobil baru melonjak 16,7% secara bulanan menjadi 78.219 unit.
2026-03-13
Penjualan Mobil Desember di Indonesia Naik 25,7%
Pendaftaran mobil baru di Indonesia melonjak 25,7% tahun-ke-tahun menjadi 100.163 unit pada Desember 2025, pulih tajam dari penurunan 0,8% pada November. Peningkatan akhir tahun didukung oleh promosi musiman dan permintaan konsumen yang meningkat selama musim liburan panjang. Sepanjang tahun, total penjualan kendaraan mencapai 808.450 unit, turun 6,8% dari 2024, mencerminkan kelemahan pasar yang lebih luas meskipun hasil kuat pada Desember.
2026-01-09
Penjualan Mobil Indonesia Turun dengan Laju Lebih Lambat
Penjualan mobil baru di Indonesia turun 0,8% secara tahunan menjadi 74.252 unit pada November 2025, melambat dari penurunan 4,4% pada bulan sebelumnya. Meskipun ini menandai penurunan selama enam bulan berturut-turut, ini adalah laju penurunan paling lembut dalam rangkaian tersebut. Secara bulanan, penjualan mobil naik 0,3%, perlambatan tajam dari lonjakan 19,2% yang tercatat pada Oktober. Untuk periode Januari–November, total penjualan mobil mencapai 710.084 unit, 10% lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, terutama didorong oleh penurunan penjualan kendaraan penumpang ringan (-11%), kendaraan komersial (-3%) dan mobil penumpang mesin pembakaran internal kecil (ICE) (-31%). Namun demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) terus memproyeksikan penjualan mobil 2025 dalam kisaran 750.000 hingga 900.000 unit, di atas perkiraan 2024 sebesar 850.000 unit. Namun, asosiasi memperingatkan bahwa prospek ini mungkin direvisi ke bawah, mengingat penurunan penjualan yang terus-menerus diamati pada paruh pertama tahun ini.
2025-12-19