Indeks Perumahan di Indonesia meningkat sedikit menjadi 110,60 poin pada kuartal pertama tahun 2026 dari 110,56 poin pada kuartal keempat tahun 2024. Indeks Perumahan di Indonesia rata-rata 105,03 poin dari 2018 hingga 2025, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 110,56 poin pada kuartal keempat 2025 dan rekor terendah 99,32 poin pada kuartal pertama 2018.

Indeks Perumahan di Indonesia rata-rata 105,03 poin dari 2018 hingga 2025, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 110,56 poin pada kuartal keempat 2025 dan rekor terendah 99,32 poin pada kuartal pertama 2018.

Indeks Perumahan di Indonesia diperkirakan mencapai 112,66 poin pada akhir kuartal ini, menurut model makro global Trading Economics dan ekspektasi analis. Dalam jangka panjang, Indeks Harga Properti Residensial Indonesia diproyeksikan akan berada di sekitar 113,84 poin pada tahun 2027 dan 115,32 poin pada tahun 2028, menurut model ekonometrik kami.



Terakhir Sebelum Ini Satuan Referensi
Indeks Harga Properti (Tahunan) 0.62 0.83 Persen Mar 2026
Indeks Perumahan 110.60 110.56 Poin Mar 2026
Harga Properti Residensial 0.61 0.83 Persen Mar 2026


Indeks Harga Properti Perumahan Indonesia
Di Indonesia, indeks perumahan merujuk pada Indeks Harga Properti Residensial yang mengukur harga rumah di 18 kota, termasuk rumah kecil, menengah, dan besar.
Realisasi Sebelum Ini Tertinggi Paling Rendah Tanggal Satuan Frekuensi
110.60 110.56 110.60 99.32 2018 - 2026 Poin Kuartalan
NSA, 2018=100