Deflator PDB di Indonesia meningkat menjadi 179,46 poin pada kuartal pertama tahun 2026 dari 176,93 poin pada kuartal keempat tahun 2025. Deflator PDB di Indonesia rata-rata 148,75 poin dari tahun 2000 hingga 2026, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 264,61 poin pada kuartal keempat tahun 2009 dan rekor terendah sebesar 95,07 poin pada kuartal pertama tahun 2000.

Deflator PDB di Indonesia rata-rata 148,75 poin dari tahun 2000 hingga 2026, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 264,61 poin pada kuartal keempat tahun 2009 dan rekor terendah sebesar 95,07 poin pada kuartal pertama tahun 2000.

Deflator PDB di Indonesia diperkirakan mencapai 184,73 poin pada akhir kuartal ini, menurut model makro global Trading Economics dan ekspektasi analis. Dalam jangka panjang, Deflator PDB Indonesia diproyeksikan akan berada di sekitar 185,52 poin pada tahun 2027 dan 189,60 poin pada tahun 2028, menurut model ekonometrik kami.



Terakhir Sebelum Ini Satuan Referensi
Indeks Harga Konsumen Cpi 111.40 111.09 Poin May 2026
Inflasi Inti 109.35 109.11 Poin May 2026
Tingkat Inflasi Inti YoY 2.59 2.44 Persen May 2026
Utilitas Perumahan CPI 104.93 104.64 Poin May 2026
Indeks Harga Konsumen Sektor Transportasi 112.42 111.74 Poin May 2026
Inflasi Pangan 4.94 3.06 Persen May 2026
PDB Deflator 179.46 176.93 Poin Mar 2026
Tingkat Inflasi Tahun ke Tahun (YoY) 3.08 2.42 Persen May 2026
Tingkat Inflasi (Bulanan) 0.28 0.13 Persen May 2026
Harga Produsen 109.07 107.52 Poin Apr 2026
Perubahan Harga Produsen 3.81 2.28 Persen Apr 2026


Deflator PDB Indonesia
Deflator PDB di Indonesia meningkat menjadi 179,46 poin pada kuartal pertama tahun 2026 dari 176,93 poin pada kuartal keempat tahun 2025.
Realisasi Sebelum Ini Tertinggi Paling Rendah Tanggal Satuan Frekuensi
179.46 176.93 264.61 95.07 2000 - 2026 Poin Kuartalan
2010=100, NSA