Pertumbuhan Pinjaman Indonesia Tertinggi dalam 10 Bulan

2026-01-21 07:31 Chusnul Chotimah Waktu baca 1 menit
Pertumbuhan tahunan pinjaman di Indonesia naik menjadi 9,69% secara tahunan pada Desember 2025, naik dari 7,74% pada November, menandai laju tercepat sejak Februari di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan permintaan domestik. Pertumbuhan pinjaman didukung oleh ekspansi dalam pinjaman konsumsi (6,58%), pinjaman investasi (21,06%), dan pinjaman modal kerja (4,52%). Namun, volume fasilitas pinjaman yang belum dicairkan tetap tinggi, mencapai IDR 2.439,2 triliun pada Desember 2025, setara dengan 22,12% dari total plafon kredit yang disetujui. Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2026 akan berada dalam kisaran target 8–12%.


Berita
Pertumbuhan Pinjaman Indonesia Mencapai Tertinggi dalam Hampir 1 Tahun
Pertumbuhan tahunan pinjaman Indonesia naik sebesar 9,96% secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69% pada bulan sebelumnya. Ini menandai laju pertumbuhan tercepat sejak Februari 2025, terutama didorong oleh kredit investasi yang melonjak 22,38% dari tahun sebelumnya, di samping peningkatan pinjaman modal kerja (4,13%) dan kredit konsumsi (6,58%). Pertumbuhan ini juga didukung oleh aktivitas ekonomi yang lebih kuat, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta kemajuan dalam program prioritas pemerintah. Ke depan, Bank Indonesia mengatakan pertumbuhan kredit tetap solid, didukung oleh faktor permintaan dan penawaran. Bank sentral memperkirakan pertumbuhan kredit dalam kisaran 8% hingga 12% pada 2026. Namun demikian, BI berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk meningkatkan transmisi suku bunga dan lebih mendukung pemberian pinjaman bank.
2026-02-19
Pertumbuhan Pinjaman Indonesia Tertinggi dalam 10 Bulan
Pertumbuhan tahunan pinjaman di Indonesia naik menjadi 9,69% secara tahunan pada Desember 2025, naik dari 7,74% pada November, menandai laju tercepat sejak Februari di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan permintaan domestik. Pertumbuhan pinjaman didukung oleh ekspansi dalam pinjaman konsumsi (6,58%), pinjaman investasi (21,06%), dan pinjaman modal kerja (4,52%). Namun, volume fasilitas pinjaman yang belum dicairkan tetap tinggi, mencapai IDR 2.439,2 triliun pada Desember 2025, setara dengan 22,12% dari total plafon kredit yang disetujui. Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2026 akan berada dalam kisaran target 8–12%.
2026-01-21
Pertumbuhan Pinjaman Indonesia Capai Tertinggi dalam 5 Bulan
Pertumbuhan tahunan kredit Indonesia sedikit meningkat menjadi 7,74% secara tahunan pada November 2025, naik dari posisi terendah tiga bulan di Oktober sebesar 7,36%. Ini menandai pertumbuhan tercepat sejak Juni, di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan permintaan domestik. Namun, volume fasilitas kredit yang belum dicairkan tetap tinggi, mencapai IDR 2.509,4 triliun pada Oktober 2025, setara dengan 23,18% dari total plafon kredit yang disetujui. "Permintaan kredit tampak lemah, dipengaruhi oleh sikap menunggu dan melihat di kalangan bisnis, optimalisasi pembiayaan internal oleh korporasi, dan lambatnya penurunan suku bunga pinjaman," kata Perry Warjiyo, Gubernur BI. Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2025 berada di ujung bawah dari kisaran target 8–11%, dengan peningkatan yang lebih kuat diantisipasi pada 2026.
2025-12-17