Pasar Indonesia Lesu Jelang Keputusan Suku Bunga Bank Sentral

2026-04-22 02:54 Farida Husna Waktu baca 1 menit
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia sedikit berubah pada sesi Rabu pagi, bertahan di sekitar 7.543 setelah dua hari melemah, karena para pedagang menunggu keputusan kebijakan bank sentral hari ini. Pembuat kebijakan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap di 4,75% untuk pertemuan ketujuh berturut-turut, meskipun risiko inflasi meningkat di tengah konflik Timur Tengah, mengancam stabilitas harga inti. Di bursa lokal, lebih dari 10 manajer investasi mengisyaratkan rencana untuk meluncurkan produk ETF emas, dengan beberapa sudah menandatangani perjanjian kerja sama, menegaskan kesiapan industri yang kuat. Sementara itu, Wall Street ditutup lebih rendah semalam karena Presiden Trump memperpanjang gencatan senjata Iran tetapi mempertahankan blokade angkatan laut, memperpanjang ketidakpastian. Hampir semua sektor diperdagangkan lebih tinggi kecuali infrastruktur. Kenaikan di Kawasan Industri Jababeka (11%), Surya Semesta Internusa (7,7%), dan Panin Financial (6,6%) diimbangi oleh penurunan di MD Entertainment (-2,6%), Buana Lintas Lautan (-1,9%), dan Petrindo Jaya Kreasi (-1,6%).


Berita
Pasar Indonesia Lesu Jelang Keputusan Suku Bunga Bank Sentral
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia sedikit berubah pada sesi Rabu pagi, bertahan di sekitar 7.543 setelah dua hari melemah, karena para pedagang menunggu keputusan kebijakan bank sentral hari ini. Pembuat kebijakan diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap di 4,75% untuk pertemuan ketujuh berturut-turut, meskipun risiko inflasi meningkat di tengah konflik Timur Tengah, mengancam stabilitas harga inti. Di bursa lokal, lebih dari 10 manajer investasi mengisyaratkan rencana untuk meluncurkan produk ETF emas, dengan beberapa sudah menandatangani perjanjian kerja sama, menegaskan kesiapan industri yang kuat. Sementara itu, Wall Street ditutup lebih rendah semalam karena Presiden Trump memperpanjang gencatan senjata Iran tetapi mempertahankan blokade angkatan laut, memperpanjang ketidakpastian. Hampir semua sektor diperdagangkan lebih tinggi kecuali infrastruktur. Kenaikan di Kawasan Industri Jababeka (11%), Surya Semesta Internusa (7,7%), dan Panin Financial (6,6%) diimbangi oleh penurunan di MD Entertainment (-2,6%), Buana Lintas Lautan (-1,9%), dan Petrindo Jaya Kreasi (-1,6%).
2026-04-22
Saham Indonesia Turun untuk Hari Kedua
Saham-saham Indonesia turun 63 poin, atau 0,8%, ke 7.526 pada perdagangan Selasa pagi, memperpanjang kerugian untuk sesi kedua karena penurunan di sektor keuangan, industri, dan properti membebani sentimen. Investor tetap berhati-hati karena Bank Indonesia memulai pertemuan kebijakan dua harinya hari ini, dengan suku bunga diperkirakan tetap tidak berubah untuk ketujuh kalinya guna mendukung rupiah. Namun, risiko inflasi tetap ada di tengah konflik Timur Tengah, mengancam stabilitas inflasi inti. Di Wall Street, saham sebagian besar berakhir lebih rendah semalam karena ketegangan baru antara AS-Iran menimbulkan keraguan pada keberlanjutan gencatan senjata dua pekan. Meski demikian, kerugian di pasar Jakarta diredam oleh optimisme terhadap reformasi yang sedang berlangsung dan pengembangan pasar modal, termasuk inovasi ETF dan penyesuaian terkait MSCI, yang dianggap mendukung kepercayaan investor. Penurunan terbesar termasuk Dian Swastatika Sentosa (-12,2%), Transcoal Pacific (-9,3%), Barito Renewables Energy (-5,7%), Bank Rakyat Indonesia (-4,7%), dan Alamtri Minerals Indonesia (-2,4%).
2026-04-21
Saham Indonesia Mengawali Pekan Lebih Tinggi Meski Ada Ketegangan Geopolitik
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia naik 36 poin atau 0,5% menjadi 7.669 pada perdagangan Senin pagi, menandai kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut di tengah kekuatan di sektor transportasi, industri, dan bahan dasar. Para pedagang juga menyambut laporan bahwa China, mitra dagang utama Indonesia, mempertahankan suku bunga pinjaman utamanya pada rekor terendah selama 11 bulan berturut-turut pada bulan April, sesuai dengan perkiraan. Namun, penurunan tajam dalam futures saham AS membatasi kenaikan setelah Washington menyita kapal kargo Iran yang mencoba melanggar blokadenya, dengan Teheran berjanji untuk membalas dan menolak pembicaraan lebih lanjut. Secara lokal, Bank Indonesia akan mengadakan pertemuan kebijakan minggu ini setelah meninggalkan suku bunga tidak berubah untuk keenam kalinya berturut-turut pada bulan Maret. Sementara inflasi tetap dalam kisaran targetnya untuk saat ini, risiko cenderung lebih tinggi, dengan ketegangan geopolitik menimbulkan ancaman terhadap inflasi inti. Di antara pemain awal adalah Bumi Resources Minerals (5,3%), Impack Pratama Industri (4,4%), Energi Mega Persada (3,4%), dan Triputra Agro Persada (3,0%).
2026-04-20