Indonesia Naikkan Suku Bunga untuk Mendukung Rupiah

2026-06-18 07:33 Chusnul Chotimah Waktu baca 1 menit
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,75% pada pertemuan 18 Juni 2026, seperti yang diperkirakan secara luas, setelah kenaikan 25 bps pada pertemuan di luar jadwal pada 9 Juni yang bertujuan untuk mendukung rupiah, menekan inflasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Bank sentral telah menaikkan suku bunga sebesar total 100 bps sejak Mei, membawa suku bunga kebijakan ke level tertinggi sejak April 2025. Tingkat inflasi tahunan melonjak menjadi 3,08% pada Mei dari 2,42% pada April, mendekati batas atas kisaran target BI sebesar 1,5%-3,5%. Namun, bank sentral mengharapkan untuk menjaga inflasi dalam kisaran target pemerintah sebesar 2,5% ±1% dan mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,9%-5,7% untuk 2026. Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan semalam dan fasilitas pinjaman masing-masing sebesar 25 bps, menjadi 4,75% dan 6,50%.


Berita
Indonesia Naikkan Suku Bunga untuk Mendukung Rupiah
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,75% pada pertemuan 18 Juni 2026, seperti yang diperkirakan secara luas, setelah kenaikan 25 bps pada pertemuan di luar jadwal pada 9 Juni yang bertujuan untuk mendukung rupiah, menekan inflasi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Bank sentral telah menaikkan suku bunga sebesar total 100 bps sejak Mei, membawa suku bunga kebijakan ke level tertinggi sejak April 2025. Tingkat inflasi tahunan melonjak menjadi 3,08% pada Mei dari 2,42% pada April, mendekati batas atas kisaran target BI sebesar 1,5%-3,5%. Namun, bank sentral mengharapkan untuk menjaga inflasi dalam kisaran target pemerintah sebesar 2,5% ±1% dan mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,9%-5,7% untuk 2026. Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan semalam dan fasilitas pinjaman masing-masing sebesar 25 bps, menjadi 4,75% dan 6,50%.
2026-06-18
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Secara Mengejutkan untuk Dukung Rupiah
Bank Indonesia secara tak terduga menaikkan suku bunga acuan dalam pertemuan di luar jadwal pada 9 Juni 2026, karena tekanan eksternal yang meningkat terus membebani rupiah. Bank sentral menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%, sambil juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan overnight menjadi 4,50% dari 4,25% dan suku bunga fasilitas pinjaman menjadi 6,25% dari 6,0%. Selain kenaikan suku bunga, dewan memperkenalkan langkah-langkah yang bertujuan mendukung mata uang, termasuk insentif untuk menarik investasi asing. Bank sentral mengatakan paket kebijakan ini dimaksudkan untuk menstabilkan rupiah di tengah volatilitas pasar global yang meningkat terkait ketegangan di Timur Tengah dan menjaga inflasi dalam kisaran targetnya. Keputusan hari Selasa mencerminkan upaya untuk menjaga stabilitas keuangan sambil mempertahankan kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya risiko eksternal, menurut pernyataan online yang dirilis oleh bank sentral.
2026-06-09
Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Pertama Sejak 2024
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps menjadi 5,25% pada pertemuan kebijakan Mei 2026, memberikan kenaikan yang lebih besar dari perkiraan karena pasar telah mengantisipasi kenaikan 25 bps menjadi 5%. Langkah ini menandai kenaikan suku bunga pertama bank sentral sejak April 2024, bertujuan untuk memperkuat rupiah, mengekang risiko inflasi impor, dan menjaga inflasi dalam kisaran target pemerintah 2,5% ±1%. Rupiah melemah 2,2% dari akhir April menjadi Rp17.700 per dolar AS pada 19 Mei. Sementara itu, inflasi tahunan mereda menjadi 2,42% pada April 2026 dari 3,48% pada Maret, terendah sejak Agustus 2025 dan masih dalam kisaran target bank sentral. Keputusan ini sejalan dengan fokus kebijakan moneter "pro-stabilitas" yang bertujuan memperkuat ketahanan eksternal Indonesia di tengah ketidakpastian global. Sementara itu, kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ("pro-pertumbuhan"). Bank sentral juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan semalam menjadi 4,25% dan suku bunga fasilitas pinjaman menjadi 6,0%.
2026-05-20