Tingkat Inflasi Indonesia Terendah dalam 8 Bulan

2026-05-04 04:21 Farida Husna Waktu baca 1 menit
Inflasi tahunan Indonesia turun menjadi 2,42% pada April 2026 dari 3,48% pada bulan sebelumnya, menandai level terendah sejak Agustus 2025 dan tetap nyaman dalam kisaran target bank sentral 1-1/2%–3-1/2%. Inflasi inti, yang menghilangkan harga pangan dan harga yang diatur yang bergejolak, turun menjadi 2,44% dari 2,52% pada Maret, menunjukkan angka terendah dalam empat bulan. Secara bulanan, harga konsumen naik 0,13%, melambat dari kenaikan 0,41% pada Maret dan menunjukkan laju paling lambat dalam tiga bulan.


Berita
Inflasi Indonesia Melampaui Ekspektasi
Inflasi tahunan Indonesia meningkat menjadi 3,08% pada Mei 2026 dari posisi terendah delapan bulan sebesar 2,42% pada bulan sebelumnya, melampaui ekspektasi pasar sebesar 2,97%. Meskipun terjadi peningkatan, inflasi tetap berada dalam kisaran target bank sentral sebesar 1-1/2% hingga 3-1/2%. Harga makanan naik paling tinggi sejak Oktober lalu (4,94% vs 3,06% pada April), didorong oleh biaya pokok yang lebih tinggi dan biaya distribusi yang meningkat di beberapa wilayah. Tekanan kenaikan tambahan juga datang dari perumahan (1,0% vs 0,74%), transportasi (2,30% vs 1,61%), pakaian (0,84% vs 0,79%), perabotan (0,98% vs 0,60%), kesehatan (1,70% vs 1,49%), komunikasi (0,97% vs 0,83%), rekreasi (1,30% vs 1,19%), pendidikan (1,15% vs 1,14%), dan restoran (2,34% vs 1,93%). Inflasi inti, yang menghilangkan harga makanan dan harga yang diatur yang bergejolak, meningkat ke level tertinggi tiga bulan sebesar 2,59% dari 2,44% pada April. Secara bulanan, harga konsumen meningkat 0,28%, naik dari kenaikan 0,13% pada April dan jauh di atas perkiraan sebesar 0,14%.
2026-06-02
Tingkat Inflasi Indonesia Terendah dalam 8 Bulan
Inflasi tahunan Indonesia turun menjadi 2,42% pada April 2026 dari 3,48% pada bulan sebelumnya, menandai level terendah sejak Agustus 2025 dan tetap nyaman dalam kisaran target bank sentral 1-1/2%–3-1/2%. Inflasi inti, yang menghilangkan harga pangan dan harga yang diatur yang bergejolak, turun menjadi 2,44% dari 2,52% pada Maret, menunjukkan angka terendah dalam empat bulan. Secara bulanan, harga konsumen naik 0,13%, melambat dari kenaikan 0,41% pada Maret dan menunjukkan laju paling lambat dalam tiga bulan.
2026-05-04
Inflasi Indonesia Mencapai Titik Terendah dalam 3 Bulan
Inflasi tahunan Indonesia mereda menjadi 3,48% pada Maret 2026 dari 4,76% pada bulan sebelumnya, menandai level terendah sejak Desember dan di bawah ekspektasi pasar sebesar 3,60%. Pembacaan terbaru tetap dalam kisaran target bank sentral 1-1/2%–3-1/2%, karena pertumbuhan harga melambat untuk makanan (3,34% vs 3,51% pada Februari), pakaian (0,65% vs 0,73%), perumahan (7,24% vs 16,19%), dan kesehatan (1,49% vs 1,61%). Sementara itu, biaya komunikasi hampir datar (-0,03% vs -0,09%). Sebaliknya, inflasi meningkat untuk perabotan (0,24% vs 0,21%), transportasi (0,61% vs 0,12%), rekreasi (1,08% vs 0,96%), pendidikan (1,14% vs 1,11%), dan restoran (1,42% vs 1,37%). Inflasi inti, yang menghilangkan harga makanan dan harga yang diatur yang bergejolak, turun menjadi 2,52%, di bawah angka Februari dan perkiraan sebesar 2,63%. Secara bulanan, harga konsumen naik 0,41%, moderasi dari kenaikan 0,68% pada Februari, meskipun masih menunjukkan kenaikan dua bulan berturut-turut.
2026-04-01