Pertumbuhan Impor Indonesia Melambat

2026-04-01 04:39 Chusnul Chotimah Waktu baca 1 menit
Impor Indonesia naik 10,85% secara tahunan menjadi USD 20,89 miliar pada Februari 2026, melambat dari 18,21% pada Januari dan berada di bawah ekspektasi pasar sebesar kenaikan 11,20%. Impor nonmigas naik 18,24% menjadi USD 18,90 miliar, terutama didorong oleh peningkatan pembelian mesin dan peralatan mekanik serta bagiannya (19,61%) dan mesin serta peralatan listrik dan bagiannya (51,60%). Sebaliknya, impor migas turun tajam, anjlok 30,36% menjadi USD 2,0 miliar, akibat penurunan impor minyak mentah (-65,70%) dan produk minyak (-16,13%). Di antara mitra dagang, impor nonmigas terutama bersumber dari Tiongkok, melonjak 29,01%, diikuti oleh negara-negara ASEAN (27,78%), sementara impor dari Jepang (-16,47%) dan AS (-0,66%) menurun. Selama dua bulan pertama tahun ini, impor naik 14,44% menjadi USD 42,09 miliar.


Berita
Pertumbuhan Impor Indonesia Melambat
Impor Indonesia naik 10,85% secara tahunan menjadi USD 20,89 miliar pada Februari 2026, melambat dari 18,21% pada Januari dan berada di bawah ekspektasi pasar sebesar kenaikan 11,20%. Impor nonmigas naik 18,24% menjadi USD 18,90 miliar, terutama didorong oleh peningkatan pembelian mesin dan peralatan mekanik serta bagiannya (19,61%) dan mesin serta peralatan listrik dan bagiannya (51,60%). Sebaliknya, impor migas turun tajam, anjlok 30,36% menjadi USD 2,0 miliar, akibat penurunan impor minyak mentah (-65,70%) dan produk minyak (-16,13%). Di antara mitra dagang, impor nonmigas terutama bersumber dari Tiongkok, melonjak 29,01%, diikuti oleh negara-negara ASEAN (27,78%), sementara impor dari Jepang (-16,47%) dan AS (-0,66%) menurun. Selama dua bulan pertama tahun ini, impor naik 14,44% menjadi USD 42,09 miliar.
2026-04-01
Pertumbuhan Impor Indonesia Tertinggi dalam 9 Bulan
Impor Indonesia melonjak 18,21% secara tahunan menjadi USD 21,21 miliar pada Januari 2026, meningkat dari 10,81% pada Desember dan jauh melebihi ekspektasi pasar sebesar kenaikan 13,23%. Ini menandai pertumbuhan tahunan terkuat sejak April 2025, karena impor non-migas naik 16,71% menjadi USD 18,04 miliar, didorong oleh pembelian mesin dan peralatan mekanik serta bagiannya yang lebih tinggi (12,09%), mesin dan peralatan listrik serta bagiannya (29,54%), dan kendaraan serta aksesorinya (7,48%). Impor migas naik lebih tajam, melonjak 27,52% menjadi USD 3,17 miliar, dipimpin oleh peningkatan minyak mentah (118,45%) dan produk minyak (1,58%). Berdasarkan asal, impor non-migas terutama bersumber dari Tiongkok, yang menyumbang 43,75% dari total sebesar USD 7,89 miliar, diikuti oleh Australia (5,92% atau USD 1,07 miliar) dan Jepang (5,25% atau USD 0,95 miliar).
2026-03-02
Impor Indonesia Naik Tertinggi dalam 8 Bulan
Impor Indonesia secara tak terduga meningkat 10,81% year-on-year ke rekor tertinggi USD 23,83 miliar pada Desember 2025, meningkat tajam dari kenaikan 0,46% pada November dan melampaui perkiraan pasar yang memprediksi penurunan 0,7%, di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan permintaan domestik. Ini menandai peningkatan impor tercepat sejak April lalu. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan 1,71% dalam impor minyak dan gas, mencerminkan pembelian produk minyak yang lebih tinggi (4,05%), sementara impor non-minyak dan gas naik 12,46% menjadi USD 20,48 miliar, pulih dari penurunan 1,15% pada November. Berdasarkan negara, impor meningkat dari Tiongkok (25,69%), AS (28,07%), ASEAN (10,60%), dan Uni Eropa (3,30%). Sebaliknya, pembelian dari Jepang anjlok 15,15%. Berdasarkan komoditas, impor terutama meningkat untuk mesin dan peralatan listrik, serta bagiannya (43,24%), serta mesin dan peralatan mekanik dan bagiannya (23,09%). Untuk keseluruhan tahun 2025, total impor tumbuh 2,83% year-on-year menjadi USD 241,86 miliar.
2026-02-02