Pertumbuhan PDB KW I Indonesia Terkuat Sejak 2022

2026-05-05 04:16 Chusnul Chotimah Waktu baca 1 menit
PDB Indonesia tumbuh 5,61% secara tahunan (yoy) pada kuartal I 2026 (KW I), meningkat dari 5,39% pada kuartal IV dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 5,3%. Ini menandai pertumbuhan tahunan tercepat sejak KW III 2022, didorong oleh percepatan konsumsi swasta (5,52% vs 5,11%), di tengah langkah-langkah dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk meningkatkan pengeluaran. Pengeluaran pemerintah meningkat (21,81% vs 4,55%), sementara investasi tetap tetap kuat (5,96% vs 6,12%). Di bidang perdagangan, ekspor melambat tajam (0,90% vs 3,25%), mencerminkan gangguan rantai pasokan yang meningkat terkait dengan ketegangan geopolitik, sementara impor melonjak (7,18% vs 3,96%) karena permintaan domestik yang kuat. Berdasarkan sektor, aktivitas menguat dalam perdagangan grosir/eceran (6,26% vs 6,07%), konstruksi (5,49% vs 3,89%), dan akomodasi serta layanan makanan (13,14% vs 7,15%), tetapi melemah dalam manufaktur (5,04% vs 5,40%) dan informasi serta komunikasi (7,14% vs 8,09%). Ekonomi tumbuh 5,11% pada 2025, di bawah target pemerintah sebesar 5,2%, dengan pertumbuhan diproyeksikan sebesar 5,4% tahun ini.


Berita
Pertumbuhan PDB KW I Indonesia Terkuat Sejak 2022
PDB Indonesia tumbuh 5,61% secara tahunan (yoy) pada kuartal I 2026 (KW I), meningkat dari 5,39% pada kuartal IV dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 5,3%. Ini menandai pertumbuhan tahunan tercepat sejak KW III 2022, didorong oleh percepatan konsumsi swasta (5,52% vs 5,11%), di tengah langkah-langkah dukungan pemerintah yang berkelanjutan untuk meningkatkan pengeluaran. Pengeluaran pemerintah meningkat (21,81% vs 4,55%), sementara investasi tetap tetap kuat (5,96% vs 6,12%). Di bidang perdagangan, ekspor melambat tajam (0,90% vs 3,25%), mencerminkan gangguan rantai pasokan yang meningkat terkait dengan ketegangan geopolitik, sementara impor melonjak (7,18% vs 3,96%) karena permintaan domestik yang kuat. Berdasarkan sektor, aktivitas menguat dalam perdagangan grosir/eceran (6,26% vs 6,07%), konstruksi (5,49% vs 3,89%), dan akomodasi serta layanan makanan (13,14% vs 7,15%), tetapi melemah dalam manufaktur (5,04% vs 5,40%) dan informasi serta komunikasi (7,14% vs 8,09%). Ekonomi tumbuh 5,11% pada 2025, di bawah target pemerintah sebesar 5,2%, dengan pertumbuhan diproyeksikan sebesar 5,4% tahun ini.
2026-05-05
Pertumbuhan PDB KW IV Indonesia Tertinggi Lebih dari 3 Tahun
PDB Indonesia meningkat 5,39% secara tahunan (yoy) pada kuartal IV 2025 (KW IV), meningkat dari 5,04% pada Q3 dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 5,01%. Ini adalah pertumbuhan tahunan terkuat sejak kuartal III 2022, didorong oleh konsumsi swasta yang solid (5,11% vs 4,89% pada KW III) berkat langkah-langkah dukungan pemerintah yang berkelanjutan dan biaya pinjaman yang lebih rendah, meskipun belanja pemerintah melambat (4,55% vs 5,66%). Selain itu, investasi tetap mendapatkan momentum (6,12% vs 5,04%). Namun, perdagangan bersih kurang mendukung, dengan pertumbuhan ekspor melambat tajam (3,25% vs 9,14%) sementara impor meningkat (3,96% vs 0,86%). Berdasarkan sektor, output meningkat di pertanian, kehutanan, dan perikanan (5,14% vs 4,93%), perdagangan grosir/eceran (6,07% vs 5,46%), transportasi dan pergudangan (8,98% vs 8,62%), serta keuangan dan asuransi (7,92% vs 0,77%). Sepanjang tahun, PDB naik 5,11%, di bawah target pemerintah sebesar 5,2%, mencerminkan dampak bencana alam di tiga provinsi, meskipun tetap menjadi pertumbuhan tahunan terkuat dalam tiga tahun. Untuk tahun 2026, ekonomi diperkirakan tumbuh sebesar 5,4%.
2026-02-05
Pertumbuhan PDB Indonesia 2025 Diperkirakan 5,2%, Sesuai Target
Ekonomi Indonesia diperkirakan akan mencapai target pertumbuhan 5,2% untuk tahun 2025, meskipun terjadi kerusakan luas akibat banjir akhir tahun lalu, karena pertumbuhan diperkirakan meningkat pada kuartal IV, kata menteri keuangan pada hari Selasa. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa PDB kuartal III tumbuh 5,04%, melambat dari 5,12% pada kuartal II, yang merupakan pertumbuhan tercepat sejak kuartal II 2023. Data untuk PDB kuartai IV dijadwalkan dirilis pada 5 Februari. Sementara itu, pemerintah mempertahankan target pertumbuhan PDB 2026 sebesar 5,4%. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bank sentral akan terus memantau ruang untuk pemotongan suku bunga guna mendukung pertumbuhan ekonomi. BI mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada 4,75% untuk pertemuan keempat berturut-turut pada Januari 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah. Bank sentral telah melakukan pemotongan kumulatif sebesar 150 basis poin sejak September 2024, membawa suku bunga ke level terendah sejak Oktober 2022 untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
2026-01-28