Rupiah Siap Catat Kenaikan Mingguan Pertama Sejak Maret

2026-06-12 05:11 Farida Husna Waktu baca 1 menit
Rupiah Indonesia naik tipis ke sekitar IDR 17.910 per dolar AS pada hari Jumat, menghentikan dua sesi pelemahan karena indeks dolar melemah secara luas setelah Presiden Trump mengisyaratkan bahwa kesepakatan damai dengan Iran dapat ditandatangani di Eropa akhir pekan ini, meredakan ketegangan geopolitik dan mengurangi permintaan aset aman. Upaya dukungan lokal juga menarik perhatian, dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendesak warga untuk menjual dolar guna membantu menstabilkan rupiah setelah rekor terendah berulang kali. Fokus sekarang beralih ke pertemuan kebijakan Bank Indonesia minggu depan, di mana analis memperkirakan dewan akan mempertahankan sikap pengetatannya setelah kenaikan 75bps sejak Mei. Bank sentral juga memproyeksikan rupiah dapat menguat ke IDR 16.800–17.500 tahun depan. Namun, kenaikan dibatasi oleh data April yang lemah yang menunjukkan penjualan ritel tahunan turun untuk pertama kalinya dalam setahun, menyoroti hambatan dari harga bahan bakar non-subsidi yang lebih tinggi. Untuk minggu ini, rupiah menguat sekitar 0,8% sejauh ini, kenaikan pertamanya dalam sebelas minggu.


Berita
Rupiah Siap Catat Kenaikan Mingguan Pertama Sejak Maret
Rupiah Indonesia naik tipis ke sekitar IDR 17.910 per dolar AS pada hari Jumat, menghentikan dua sesi pelemahan karena indeks dolar melemah secara luas setelah Presiden Trump mengisyaratkan bahwa kesepakatan damai dengan Iran dapat ditandatangani di Eropa akhir pekan ini, meredakan ketegangan geopolitik dan mengurangi permintaan aset aman. Upaya dukungan lokal juga menarik perhatian, dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendesak warga untuk menjual dolar guna membantu menstabilkan rupiah setelah rekor terendah berulang kali. Fokus sekarang beralih ke pertemuan kebijakan Bank Indonesia minggu depan, di mana analis memperkirakan dewan akan mempertahankan sikap pengetatannya setelah kenaikan 75bps sejak Mei. Bank sentral juga memproyeksikan rupiah dapat menguat ke IDR 16.800–17.500 tahun depan. Namun, kenaikan dibatasi oleh data April yang lemah yang menunjukkan penjualan ritel tahunan turun untuk pertama kalinya dalam setahun, menyoroti hambatan dari harga bahan bakar non-subsidi yang lebih tinggi. Untuk minggu ini, rupiah menguat sekitar 0,8% sejauh ini, kenaikan pertamanya dalam sebelas minggu.
2026-06-12
Rupiah Mendekati 18.000 di Tengah Kekuatan Dolar
Rupiah Indonesia melemah menuju Rp 17.980 per dolar AS pada Kamis setelah sempat menguat di bawah Rp 17.900 pada sesi sebelumnya. Mata uang lokal mengalami tekanan baru karena indeks dolar AS mendekati level tertinggi dua bulan, dengan investor mencari aset safe-haven menyusul serangan baru AS terhadap Iran. Sementara itu, sentimen domestik melemah setelah data baru menunjukkan penjualan ritel tahunan turun untuk pertama kalinya dalam setahun selama April, menyoroti dampak dari harga bahan bakar non-subsidi yang lebih tinggi terhadap pengeluaran rumah tangga. Pedagang sebagian besar mengabaikan proyeksi Bank Indonesia bahwa mata uang dapat menguat ke 16.800–17.500 tahun depan, dengan fokus jangka pendek pada risiko inflasi dan potensi pengetatan kebijakan. Menjelang pertemuan kebijakan minggu depan, Gubernur Perry Warjiyo mengatakan dewan masih mempertimbangkan apakah kenaikan suku bunga lain diperlukan setelah total kenaikan 75bps sejak Mei, tetapi menekankan bahwa tindakan lebih lanjut akan bergantung pada data yang masuk dan perkembangan pasar.
2026-06-11
Rupiah Tetap Tertekan Meski Ada Dukungan Kebijakan
Rupiah Indonesia turun ke sekitar Rp 17.950 per dolar AS pada Rabu, turun setelah sempat menguat di bawah Rp 17.850 pada sesi sebelumnya. Mata uang ini kembali tertekan karena dolar tetap kuat dan permusuhan baru di Timur Tengah menggagalkan harapan untuk gencatan senjata, mendorong investor mencari aset yang lebih aman. Secara lokal, sentimen melemah setelah sentimen konsumen Mei turun ke level terendah delapan bulan, menyoroti kekhawatiran atas kondisi ekonomi dan pendapatan rumah tangga. Dukungan dari kenaikan suku bunga 25bp yang mengejutkan oleh Bank Indonesia pada hari Selasa dengan cepat memudar karena kenaikan harga bahan bakar non-subsidi sebesar 32% mulai berlaku, memperburuk kekhawatiran inflasi. Fokus sekarang beralih ke pertemuan kebijakan minggu depan saat pejabat berupaya mendukung rupiah setelah serangkaian rekor terendah. Meskipun kenaikan suku bunga total 75bps sejak Mei dan intervensi besar yang telah mengurangi cadangan sebesar USD 12 miliar tahun ini, mata uang tetap lemah akibat risiko fiskal, beban subsidi, dan kebijakan ekspor yang kontroversial.
2026-06-10