Kalender
Berita
Pasar
Komoditas
Indeks
Saham
Mata Uang
Kripto
Obligasi
Indikator
Negara-negara
Prakiraan
Komoditas
Indeks
Mata Uang
Kripto
Obligasi
Negara-negara
Indikator
Kalender
Berita
Pasar
Komoditas
Indeks
Saham
Mata Uang
Kripto
Obligasi
Pendapatan
Liburan
Negara-negara
Amerika Serikat
Inggris Raya
Kawasan Euro
Australia
Kanada
Jepang
Tiongkok
Brazil
Rusia
India
Selanjutnya Negara-negara
Indikator
Suku Bunga
Tingkat Inflasi
Tingkat Pengangguran
Pertumbuhan PDB (q-to-q)
Pdb Per Kapita
Transaksi Berjalan
Cadangan Emas
Utang Pemerintah
Produksi Minyak Mentah
Harga Bensin
Peringkat Kredit
Selanjutnya Indikator
Prakiraan
Komoditas
Indeks
Mata Uang
Kripto
Obligasi
Negara-negara
Indikator
Apps
App Store
Google Play
Twitter
Kekuatan Dolar Menekan Rupiah, BI Tetap Melonggarkan Kebijakan
2026-01-14 07:21
Farida Husna
Waktu baca 1 menit
Rupiah Indonesia melayang di sekitar IDR 16.870 per dolar pada hari Rabu setelah sempat menguat ke 16.835 pada sesi sebelumnya, tetap mendekati posisi terendah beberapa bulan. Tekanan berlanjut saat indeks dolar AS mendekati level tertinggi sejak awal Desember, dengan data inflasi memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan mendatang. Di dalam negeri, Bank Indonesia akan mengadakan pertemuan kebijakan pertama tahun ini akhir bulan ini, dengan prospek pelonggaran lebih lanjut yang jelas terbuka. Pejabat terus memberikan sinyal kesiapan untuk mendukung pertumbuhan, terutama karena pemulihan bencana di Sumatra membebani sumber daya fiskal. Antara September 2024 dan September 2025, bank sentral memangkas suku bunga secara kumulatif sebesar 150bps, didukung oleh inflasi yang terkendali. Sementara itu, data terbaru menunjukkan konsumsi musiman meningkatkan aktivitas ritel pada bulan November, meskipun sentimen tetap rapuh. Hambatan eksternal juga berlanjut, karena ekspor yang melambat menyoroti permintaan yang lebih lemah dari mitra utama, terutama China dan Jepang.
Rupiah Indonesia: Panduan Singkat Indikator Ekonomi dan Keuangan
Indonesia
Mata Uang
Berita
Rupiah Menghadapi Bias Penurunan Berkelanjutan
Rupiah Indonesia melayang di sekitar rekor terendah IDR 17.100 per dolar pada hari Jumat, memperpanjang penurunannya baru-baru ini karena kekuatan dolar AS yang luas membebani menjelang pembicaraan AS-Iran dan data CPI Maret. Tekanan eksternal diperkuat oleh kekhawatiran atas arus keluar modal setelah Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan Indonesia tahun 2026, meskipun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi berpendapat bahwa penurunan tersebut mengabaikan langkah-langkah dukungan pemerintah. Mata uang lokal berada di jalur penurunan mingguan kedua, turun sekitar 0,6% sejauh ini, karena keraguan atas ketahanan terhadap guncangan asing terus berlanjut. Fundamental domestik juga melemah, dengan suasana konsumen mencapai titik terendah lima bulan pada bulan Maret, cadangan devisa mendekati titik terendah dua tahun, dan surplus perdagangan yang lebih sempit. Sementara inflasi mereda, harga minyak yang bergejolak terus menimbulkan risiko, bersama dengan tekanan fiskal dari program utama Presiden Prabowo. Bank Indonesia telah melakukan intervensi dan siap untuk menggunakan alat lebih lanjut, menekankan bahwa kelemahan rupiah sebagian besar berasal dari faktor global.
2026-04-10
Rupiah Tetap Rentan saat Risiko Eksternal dan Fiskal Meningkat
Rupiah Indonesia diperdagangkan sekitar IDR 17.070 per dolar pada Kamis, bertahan di atas level kunci 17.000 untuk sesi keempat berturut-turut setelah baru-baru ini menyentuh rekor terendah sekitar 17.100. Mata uang lokal tetap tertekan oleh indeks dolar yang kuat, karena gencatan senjata yang rentan antara AS dan Iran membuat sentimen global berhati-hati. Sementara itu, kekhawatiran terhadap ketahanan Indonesia terhadap guncangan eksternal terus berlanjut. Cadangan devisa Maret turun ke level terendah dalam hampir dua tahun, dan surplus perdagangan Februari menyempit, menandakan penyangga eksternal yang lebih lemah. Pada saat yang sama, paparan terhadap harga minyak global yang bergejolak terus menimbulkan risiko terhadap stabilitas fiskal. Meskipun pemerintah mengatakan memiliki ruang untuk mengelola biaya energi yang lebih tinggi, pemerintahan Presiden Prabowo dilaporkan sedang mengkalibrasi ulang kebijakan di tengah inflasi yang meningkat dan kekhawatiran pasokan. Sementara itu, bank sentral mempertahankan fokusnya pada meredakan volatilitas daripada mempertahankan tingkat nilai tukar tertentu dengan semua alat kebijakan yang tersedia.
2026-04-09
Rupiah Bertahan Dekat Level Terendah Sepanjang Sejarah saat Penyangga Eksternal Menipis
Rupiah Indonesia melayang di sekitar IDR 17.020 per dolar pada Rabu, setelah sempat merosot ke rekor terendah sekitar IDR 17.100 pada sesi sebelumnya. Sentimen tetap rapuh meskipun ada penurunan tajam dalam indeks dolar, setelah Presiden AS Trump memutuskan untuk menunda potensi serangan ke Iran selama dua pekan. Secara lokal, Indonesia tetap terpapar pada fluktuasi harga minyak global, yang terus menimbulkan risiko fiskal dengan meningkatkan biaya subsidi energi. Bantalan eksternal juga melemah, dengan cadangan devisa Maret jatuh ke level terendah dalam hampir dua tahun, membatasi kemampuan negara untuk menyerap guncangan eksternal. Meski begitu, Jakarta bersikeras bahwa mereka masih memiliki ruang fiskal, dengan menyebutkan adanya "penyangga" untuk mengelola kenaikan biaya energi. Sementara itu, Bank Indonesia menegaskan kembali bahwa menstabilkan rupiah dan mengekang volatilitas yang berlebihan adalah prioritas utamanya, menambahkan bahwa mereka telah melakukan intervensi dan siap menggunakan semua alat kebijakan yang tersedia. Bank sentral menambahkan bahwa kelemahan mata uang sebagian besar didorong oleh faktor global.
2026-04-08
Indonesia
Amerika Serikat
Inggris Raya
Kawasan Euro
Tiongkok
Afganistan
Albania
Aljazair
Andorra
Angola
Antigua-Dan-Barbuda
Argentina
Armenia
Aruba
Australia
Austria
Azerbaijan
Bahama
Bahrain
Bangladesh
Barbados
Belarus
Belgia
Belize
Benin
Bermuda
Bhutan
Bolivia
Bosnia
Botswana
Brazil
Brunei
Bulgaria
Burkina-Faso
Burundi
Kamboja
Kamerun
Kanada
Tanjung Verde
Kepulauan Cayman
Republik Afrika Tengah
Chad
Kepulauan Channel
Chili
Tiongkok
Kolumbia
Komoro
Kongo
Kosta Rika
Cote d Ivoire
Kroasia
Kuba
Siprus
Republik Cheko
Denmark
Djibouti
Dominica
Republik Dominika
Asia Timur Dan Pasifik
Timor Leste
Ekuador
Mesir
El-Salvador
Guinea Khatulistiwa
Eritrea
Estonia
Etiopia
Kawasan Euro
Uni Eropa
Eropa Dan Asia Tengah
Kepulauan Faeroe
Fiji
Finlandia
Prancis
Polinesia Prancis
Gabon
Gambia
Georgia
Jerman
Ghana
Yunani
Tanah Hijau
Grenada
Guam
Guatemala
Guinea
Guinea-Bissau
Guyana
Haiti
Honduras
Hong Kong
Hongaria
Islandia
India
Indonesia
Iran
Irak
Irlandia
Pulau Man
Israel
Italia
Pantai Gading
Jamaika
Jepang
Yordania
Kazakhstan
Kenya
Kiribati
Kosovo
Kuwait
Kirgistan
Laos
Latvia
Lebanon
Lesotho
Liberia
Libya
Liechtenstein
Lithuania
Luksemburg
Macau
Makedonia
Madagaskar
Malawi
Malaysia
Maladewa
Mali
Malta
Kepulauan Marshall
Mauritania
Mauritius
Mayotte
Meksiko
Mikronesia
Moldova
Monako
Mongolia
Montenegro
Maroko
Mozambik
Myanmar
Namibia
Nepal
Belanda
Antillen Belanda
Kaledonia Baru
Selandia Baru
Nikaragua
Niger
Nigeria
Korea Utara
Norwegia
Oman
Pakistan
Palau
Panama
Palestina
Papua Nugini
Paraguay
Peru
Filipina
Polandia
Portugal
Puerto Riko
Qatar
Republik Kongo
Rumania
Rusia
Rwanda
Samoa
Sao Tome Dan Principe
Arab Saudi
Senegal
Serbia
Seychelles
Sierra Leone
Singapura
Slovakia
Slovenia
Kepulauan Solomon
Somalia
Afrika Selatan
Asia Selatan
Korea Selatan
Sudan Selatan
Spanyol
Sri-Lanka
Sudan
Suriname
Swaziland
Swedia
Swiss
Suriah
Taiwan
Tajikistan
Tanzania
Thailand
Timor Leste
Togo
Tonga
Trinidan dan Tobago
Tunisia
Turki
Turkmenistan
Uganda
Ukraina
Uni Emirat Arab
Inggris Raya
Amerika Serikat
Uruguay
Uzbekistan
Vanuatu
Venezuela
Vietnam
Kepulauan Virgin
Yaman
Zambia
Zimbabwe
Kalender
Perkiraan
Indikator
Pasar
Mata Uang
Obligasi Pemerintah 10 Tahun Kembali
Pasar Saham
PDB
Pertumbuhan PDB Setahun Penuh
PDB
PDB Atas Dasar Harga Konstan
PDB Sektor Pertanian
PDB dari Konstruksi
PDB dari Manufaktur
PDB dari Pertambangan
PDB dari Jasa
PDB dari Utilitas
Pertumbuhan PDB (q-to-q)
Tingkat Pertumbuhan PDB Tahunan
Pdb Per Kapita
PDB per kapita KKB
Pembentukan Modal Tetap Bruto
Buruh
Pekerja
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
Upah Minimum
Populasi
Usia Pensiun - Pria
Usia Pensiun - Wanita
Pengangguran
Tingkat Pengangguran
Upah
Upah Sektor Manufaktur
Harga
Indeks Harga Konsumen Cpi
Inflasi Inti
Tingkat Inflasi Inti MoM
Tingkat Inflasi Inti YoY
Utilitas Perumahan CPI
Indeks Harga Konsumen Sektor Transportasi
Inflasi Pangan
PDB Deflator
Tingkat Inflasi (Bulanan)
Tingkat Inflasi Tahun ke Tahun (YoY)
Harga Produsen
Perubahan Harga Produsen
Uang
Rasio Persediaan Tunai
Deposit Facility Tingkat
Cadangan Devisa
Tingkat Suku Bunga Antarbank
Suku Bunga
Tingkat Bunga Fasilitas Pinjaman
Pertumbuhan Pinjaman YoY
Pinjaman kepada Sektor Swasta
Pasokan Uang M2 YoY
Uang Beredar M0
Uang Beredar M1
Uang Beredar M3
Perdagangan
Neraca Perdagangan
Arus Modal
Produksi Minyak Mentah
Transaksi Berjalan
Transaksi Berjalan dibandingkan dengan PDB
Ekspor
Ekspor YoY
Utang Luar Negeri
Penanaman Modal Asing
Penanaman Modal Asing (Tahunan)
Cadangan Emas
Impor
Impor YoY
Remitansi
Indeks Terorisme
Pendapatan Pariwisata
Kunjungan Wisatawan YoY
Pemerintah
Indeks Korupsi
Peringkat Korupsi
Peringkat Kredit
Belanja Fiskal
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Nilai Anggaran Pemerintah
Nilai Utang Pemerintah dibandingkan dengan PDB
Pendapatan Pemerintah
Belanja Pemerintah
Liburan
Pengeluaran Militer
Bisnis
Indeks Keyakinan Bisnis
Penggunaan Kapasitas
Produksi Mobil
Penjualan Mobil (Tahunan)
Perubahan Persediaan
Indikator Utama Komposit
Pertumbuhan Produksi Industri (y-on-y)
Penjualan Sepeda Motor (Tahunan)
Konsumen
Keyakinan Konsumen
Kredit Konsumer
Belanja Konsumen
Harga Bensin
Rasio Utang Rumah Tangga terhadap PDB
Penjualan Eceran MoM
Penjualan Eceran YoY
Perumahan
Indeks Perumahan
Indeks Harga Properti (Tahunan)
Harga Properti Residensial
Pajak
Tarif Pajak Perusahaan
Tingkat Pajak Penghasilan Perorangan
Tarif Pajak Penjualan
Tingkat Jaminan Sosial
Tingkat Jaminan Sosial bagi Perusahaan
Tingkat Jaminan Sosial bagi Karyawan
Tarif Pajak Pemotongan
Kesehatan
Tempat Tidur Rumah Sakit
Iklim
Pengendapan
Suhu