Penjualan Mobil Indonesia Anjlok 22,6% YoY di Juni

2025-07-09 06:57 Czyrill Jean Coloma Waktu baca 1 menit
Penjualan mobil di Indonesia turun 22,6% year-on-year menjadi 57.752 unit pada Juni 2025, menyusul penurunan 15,1% pada bulan sebelumnya, menurut Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO). Ini menandai bulan kedua berturut-turut penjualan menurun, menegaskan kekhawatiran yang semakin meningkat di sektor otomotif Indonesia karena mencerminkan sentimen ekonomi yang memburuk dan tantangan pasar yang meningkat. Namun, GAIKINDO tetap optimis tentang prospek industri, menetapkan target penjualan mobil 2025 antara 750.000 dan 900.000 unit. Proyeksi ini melampaui perkiraan direvisi 850.000 unit untuk 2024 dan 865.723 kendaraan yang terjual tahun lalu. Secara bulanan, penjualan mobil turun 4,7% pada Juni 2025, membalikkan lonjakan 18,4% pada bulan sebelumnya.


Berita
Penjualan Mobil Indonesia Naik 14% pada Mei
Penjualan mobil baru di Indonesia meningkat 14,0% secara tahunan (yoy) menjadi 69.219 unit pada Mei 2026, setelah melonjak 55,0% pada bulan sebelumnya. Ini adalah bulan kedua berturut-turut pertumbuhan, meskipun dengan laju yang lebih lambat di tengah tekanan harga yang terus-menerus. Namun, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) tetap khawatir tentang melemahnya rupiah, yang berpotensi meningkatkan biaya produksi dan impor jika depresiasi berlanjut. Selama lima bulan pertama tahun ini, penjualan mobil tumbuh 12,8% dari periode yang sama pada 2025, mencapai 359.015 unit. Gaikindo sebelumnya menargetkan penjualan mobil baru domestik mencapai 850.000 unit pada 2026. Angka tersebut mewakili peningkatan 5,8% dari total 2025 sebesar 803.687 unit. Secara bulanan, penjualan mobil turun, menurun 14,3% dari April, ketika penjualan mencapai 80.776 unit. Sementara itu, penjualan mobil baru ritel tumbuh 16,8% secara bulanan menjadi 71.890 unit.
2026-06-10
Penjualan Mobil Indonesia Melonjak 55% pada April
Penjualan mobil baru di Indonesia melonjak 55,0% secara tahunan menjadi 80.776 unit pada April 2026, pulih dari penurunan 13,8% pada bulan sebelumnya. Pemulihan ini terjadi seiring dengan kembalinya aktivitas normal setelah libur panjang Idul Fitri pada bulan Maret. Selama empat bulan pertama tahun ini, penjualan mobil tumbuh 12,5% dibandingkan periode yang sama pada 2025, mencapai 289.787 unit. Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) sebelumnya menargetkan penjualan mobil baru domestik mencapai 850.000 unit pada 2026. Angka tersebut mewakili peningkatan 5,8% dari total 2025 yang mencapai 803.687 unit. Secara bulanan, penjualan mobil juga meningkat, melonjak 31,8% dari Maret, ketika penjualan mencapai 61.271 unit. Sementara itu, penjualan ritel mobil baru meningkat 13,7% secara bulanan menjadi 75.730 unit.
2026-05-10
Penjualan Mobil Indonesia Turun 13,8% pada Maret
Penjualan mobil baru di Indonesia turun 13,8% secara tahunan menjadi 61.271 unit pada Maret 2026, membalikkan lonjakan yang direvisi naik sebesar 12,3% pada bulan sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh libur panjang Idul Fitri. Namun, untuk kuartal pertama tahun ini, penjualan mobil naik 1,7% dibandingkan periode yang sama pada 2025, mencapai 209.021 unit. Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) sebelumnya menargetkan penjualan mobil baru domestik mencapai 850.000 unit pada 2026. Angka tersebut mewakili peningkatan 5,8% dari total 2025 sebesar 803.687 unit. Secara bulanan, penjualan mobil juga menurun, anjlok 24,6% dari Februari, ketika mencatat 81.250 unit. Sementara itu, penjualan ritel mobil baru turun 14,8% secara bulanan menjadi 66.637 unit.
2026-04-12