Hasil Obligasi Pemerintah AS Meningkat

2026-06-22 14:11 Joana Taborda Waktu baca 1 menit
Imbal hasil pada obligasi Treasury AS 10 tahun naik menjadi 4,5% pada hari Senin, level tertinggi dalam sekitar dua minggu, sementara imbal hasil Treasury 2 tahun yang lebih sensitif terhadap kebijakan naik di atas 4,2%, mencapai level tertinggi sejak Februari 2025. Investor kembali dari akhir pekan panjang dengan fokus pada prospek kebijakan moneter dan inflasi, meskipun ada tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi AS-Iran yang berkontribusi pada penurunan harga minyak lainnya. Pasar saat ini memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 25bps sebelum akhir tahun, dengan probabilitas langkah tersebut seawal September sekitar 50%. Perhatian kini beralih ke laporan PCE pada hari Kamis, yang mencakup ukuran inflasi yang disukai Fed dan diharapkan memberikan wawasan baru tentang tekanan harga yang mendasari serta jalur suku bunga yang mungkin.


Berita
Imbal Hasil Treasury 10 Tahun AS Stabil
Imbal hasil pada obligasi Treasury AS 10 tahun berada di sekitar 4,5% pada hari Selasa setelah naik di sesi sebelumnya, sementara para investor memantau pembicaraan damai AS-Iran sambil terus menilai prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini. Dalam perkembangan kunci, Washington memberikan lisensi 60 hari kepada Teheran untuk menjual minyak di pasar internasional, meningkatkan harapan pemulihan pasokan global yang lebih cepat. Sementara itu, pasar tetap bersiap untuk kebijakan moneter yang lebih ketat setelah Fed mengeluarkan nada hawkish minggu lalu dan menaikkan proyeksi inflasinya. Baik Deutsche Bank maupun BofA Global Research telah merevisi proyeksi mereka untuk memasukkan kenaikan suku bunga pada bulan September. Para investor kini menantikan laporan PCE minggu ini, yang berisi ukuran inflasi yang disukai Fed dan diharapkan memberikan petunjuk baru tentang tekanan harga yang mendasari.
2026-06-23
Hasil Obligasi Pemerintah AS Meningkat
Imbal hasil pada obligasi Treasury AS 10 tahun naik menjadi 4,5% pada hari Senin, level tertinggi dalam sekitar dua minggu, sementara imbal hasil Treasury 2 tahun yang lebih sensitif terhadap kebijakan naik di atas 4,2%, mencapai level tertinggi sejak Februari 2025. Investor kembali dari akhir pekan panjang dengan fokus pada prospek kebijakan moneter dan inflasi, meskipun ada tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi AS-Iran yang berkontribusi pada penurunan harga minyak lainnya. Pasar saat ini memperkirakan setidaknya satu kenaikan suku bunga Federal Reserve sebesar 25bps sebelum akhir tahun, dengan probabilitas langkah tersebut seawal September sekitar 50%. Perhatian kini beralih ke laporan PCE pada hari Kamis, yang mencakup ukuran inflasi yang disukai Fed dan diharapkan memberikan wawasan baru tentang tekanan harga yang mendasari serta jalur suku bunga yang mungkin.
2026-06-22
Imbal Hasil Treasury 10 Tahun AS Naik Tipis
Imbal hasil pada obligasi Treasury AS 10 tahun naik menjadi sekitar 4,48% pada hari Senin saat investor menilai perkembangan yang berkembang dalam negosiasi perdamaian AS-Iran sambil menunggu laporan inflasi AS yang penting. Laporan menunjukkan bahwa Washington dan Teheran telah sepakat tentang peta jalan menuju kesepakatan akhir dalam waktu 60 hari, membantu meredakan kekhawatiran pasar setelah kedua belah pihak baru-baru ini saling mengeluarkan ancaman terkait konflik di Lebanon. Perhatian kini beralih ke rilis indeks harga PCE AS minggu ini, ukuran inflasi yang disukai oleh Federal Reserve. Minggu lalu, Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi mengadopsi nada yang lebih hawkish. Sembilan dari 19 pembuat kebijakan Fed kini memproyeksikan setidaknya satu kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun, dengan pasar semakin memperhitungkan kemungkinan kenaikan secepatnya pada bulan September. Harapan suku bunga yang lebih tinggi terus memberikan dukungan bagi imbal hasil Treasury.
2026-06-22