Ekonomi China Tumbh 1,1% QoQ di Q3

2025-10-20 02:08 Farida Husna Waktu baca 1 menit
PDB China tumbuh sebesar 1,1% secara musiman disesuaikan pada K3 2025, melebihi konsensus pasar sebesar 0,8% dan mengikuti pertumbuhan yang direvisi sedikit sebesar 1,0% pada K2.


Berita
Ekonomi China Tumbuh 1,2% QoQ di KW IV
PDB China tumbuh 1,2% secara kuartalan pada kuartal IV (KW IV) 2025, melampaui perkiraan pasar sebesar 1,0% dan mengikuti kenaikan 1,1% pada KW III serta mencatat ekspansi tercepat dalam tiga kuartal. Pembacaan terbaru mencerminkan dukungan kebijakan berkelanjutan dari Beijing seiring upaya untuk menekan kapasitas industri berlebih dan meredam persaingan harga agresif. Pimpinan pada Desember berjanji untuk mempertahankan sikap fiskal proaktif untuk tahun ini, dengan badan statistik meminta kebijakan makro yang lebih kuat dan permintaan domestik yang diperluas. Otoritas juga bersumpah untuk kuat meningkatkan konsumsi rumah tangga dalam perekonomian selama lima tahun ke depan. Di sisi moneter, PBoC telah menjaga likuiditas cukup, membimbing biaya pinjaman lebih rendah, dan memberikan dukungan siklikal silang tanpa menggunakan stimulus berlebihan. Langkah-langkah terbaru termasuk pemotongan suku bunga pinjaman khusus sektor, sinyal kemungkinan penurunan persyaratan cadangan dan suku bunga yang lebih luas, serta langkah-langkah untuk menstabilkan pasar modal menghadapi tekanan yang meningkat.
2026-01-19
Ekonomi China Tumbh 1,1% QoQ di Q3
PDB China tumbuh sebesar 1,1% secara musiman disesuaikan pada K3 2025, melebihi konsensus pasar sebesar 0,8% dan mengikuti pertumbuhan yang direvisi sedikit sebesar 1,0% pada K2.
2025-10-20
Ekonomi Tiongkok Tumbuh 1,1% QoQ pada Kuartal II
PDB Tiongkok tumbuh 1,1% secara musiman disesuaikan pada kuartal kedua 2025, lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 0,9% namun sedikit melambat dari ekspansi 1,2% pada kuartal pertama. Laju yang lebih tinggi dari ekspektasi itu mencerminkan efek positif dari serangkaian kebijakan Beijing yang bertujuan mendukung perekonomian yang terkena dampak pemberlakuan tarif, di antaranya langkah pemangkasan suku bunga dan injeksi likuiditas ke pasar. Pada Mei, Tiongkok dan Amerika Serikat menyepakati jeda tarif, saling mengurangi sebagian besar tarif. Keduanya meraih kerangka kesepakatan dalam pertemuan di London pada Juni, yang mencakup upaya Beijing mempercepat persetujuan ekspor logam tanah jarang dan langkah Washington melonggarkan pembatasan akses teknologi canggih dan visa pelajar bagi warga Tiongkok. Namun, seiring mendekatnya tenggat tarif 12 Agustus, Tiongkok berada di bawah tekanan untuk meraih kesepakatan permanen dengan Amerika.
2025-07-15