Ekspektasi Inflasi 2 Tahun Selandia Baru sebesar 2,28%

2025-08-07 03:10 Czyrill Jean Coloma Waktu baca 1 menit
Survei triwulanan ekspektasi Bank Cadangan Selandia Baru (RBNZ) menunjukkan bahwa para manajer bisnis memperkirakan inflasi sebesar 2,28% untuk dua tahun ke depan pada K3 2025, turun dari 2,29% pada periode tiga bulan sebelumnya. Selain itu, ekspektasi inflasi satu tahunan menurun menjadi 2,37% dari 2,41%. Sementara itu, proyeksi jangka panjang menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi lima tahun ke depan meningkat menjadi 2,26% dari 2,18%, sementara ekspektasi sepuluh tahun tetap tidak berubah pada 2,15%. Mengenai suku bunga, responden memperkirakan Tingkat Kas Resmi (OCR) akan berada di 3,02% pada akhir kuartal September 2025, turun lebih lanjut menjadi 2,86% pada akhir kuartal Juni 2026.


Berita
Proyeksi Inflasi Selandia Baru KW I Tertinggi dalam 2 Tahun
Survei triwulanan ekspektasi Bank Cadangan Selandia Baru (RBNZ) menunjukkan bahwa manajer bisnis memperkirakan inflasi sebesar 2,37% untuk dua tahun ke depan pada kuartal I 2026 (KW I), angka tertinggi sejak KW I 2024 dan naik dari 2,28% pada triwulan sebelumnya. Ekspektasi inflasi satu tahun juga meningkat menjadi 2,59% dari 2,39%, menandai yang tertinggi dalam tujuh triwulan. Selain itu, proyeksi jangka panjang menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi lima tahun ke depan meningkat menjadi 2,31% dari 2,22%, dan ekspektasi sepuluh tahun naik menjadi 2,3% dari 2,18%. Dalam hal kebijakan moneter, responden memperkirakan Official Cash Rate (OCR) akan berada di 2,25% pada akhir Maret 2026, tidak berubah dari periode tiga bulan sebelumnya. Penyesuaian ini mengikuti keputusan terbaru RBNZ untuk memangkas OCR sebesar 25 basis poin menjadi 2,25% pada 26 November 2025.
2026-02-13
Outlook Inflasi 2 Tahun Selandia Baru Tetap di 2,28%
Survei harian ekspektasi Bank Cadangan Selandia Baru (RBNZ) menunjukkan bahwa para manajer bisnis memperkirakan inflasi sebesar 2,28% untuk dua tahun mendatang pada K4 2025, tidak berubah dari periode tiga bulan sebelumnya. Sementara itu, ekspektasi inflasi satu tahun naik menjadi 2,39% dari 2,37%. Proyeksi jangka panjang menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi lima tahun ke depan turun menjadi 2,22% dari 2,26%, sementara ekspektasi sepuluh tahun meningkat menjadi 2,18% dari 2,15%. Mengenai kebijakan moneter, responden kini memperkirakan Tingkat Kas Resmi (OCR) akan berada pada 2,25% pada akhir Desember 2025, turun tajam dari perkiraan kuartal sebelumnya sebesar 3,02%, dan akan naik menjadi 2,31% pada September 2026. OCR baru-baru ini dikurangi sebesar 50 basis poin menjadi 2,50% pada 8 Oktober 2025.
2025-11-11
Ekspektasi Inflasi 2 Tahun Selandia Baru sebesar 2,28%
Survei triwulanan ekspektasi Bank Cadangan Selandia Baru (RBNZ) menunjukkan bahwa para manajer bisnis memperkirakan inflasi sebesar 2,28% untuk dua tahun ke depan pada K3 2025, turun dari 2,29% pada periode tiga bulan sebelumnya. Selain itu, ekspektasi inflasi satu tahunan menurun menjadi 2,37% dari 2,41%. Sementara itu, proyeksi jangka panjang menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi lima tahun ke depan meningkat menjadi 2,26% dari 2,18%, sementara ekspektasi sepuluh tahun tetap tidak berubah pada 2,15%. Mengenai suku bunga, responden memperkirakan Tingkat Kas Resmi (OCR) akan berada di 3,02% pada akhir kuartal September 2025, turun lebih lanjut menjadi 2,86% pada akhir kuartal Juni 2026.
2025-08-07