PMI Jasa Tiongkok Turun Tak Terduga

2026-01-31 02:00 Farida Husna Waktu baca 1 menit
Indeks Manajer Pembelian Non-Manufaktur NBS resmi China turun menjadi 49,4 pada Januari 2024 dari 50,2 pada bulan sebelumnya, meleset dari ekspektasi pasar sebesar 50,3 dan mencatat pembacaan terendah sejak Desember 2022. Penurunan ini mencerminkan permintaan pasca-liburan yang lemah, pengeluaran konsumen yang hati-hati, dan tekanan yang terus-menerus di sektor properti. Baik pesanan baru (46,1 vs. 47,3 pada bulan Desember) maupun permintaan asing menyusut dengan kecepatan yang lebih tajam (46,9 vs. 47,5). Pada saat yang sama, lapangan kerja tetap lesu (46,1 vs 46,1), menunjukkan adanya kelebihan tenaga kerja yang terus berlanjut. Waktu pengiriman pemasok sedikit menyusut (51,1 vs. 51,3), menunjukkan kondisi pasokan yang lebih longgar. Di sisi harga, tekanan biaya input stabil (50,0 vs. 50,2), sementara harga output menurun dengan kecepatan yang lebih lambat (48,8 vs. 48,0). Melihat ke depan, sentimen bisnis melemah menjadi yang terendah dalam empat bulan (56,0 vs. 56,5).


Berita
Aktivitas Layanan Tiongkok Stabil
Indeks Manajer Pembelian Non-Manufaktur NBS resmi China naik menjadi 50,1 pada Maret 2026 dari 49,5 pada bulan sebelumnya, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 49,9. Pembacaan terbaru ini menandakan stabilisasi di sektor jasa setelah dua bulan berturut-turut mengalami kontraksi. Memecah komponen-komponennya, subindeks aktivitas jasa meningkat (50,2 vs 49,7 pada Februari), sementara subindeks konstruksi juga naik (49,3 vs 48,2), meskipun tetap mencerminkan tekanan di sektor properti China yang sedang berjuang. Total pesanan baru terus menurun (45,0 vs 45,2), tetapi penurunan tersebut sebagian diimbangi oleh peningkatan pesanan ekspor (48,8 vs 44,7). Sementara itu, lapangan kerja semakin menurun (45,2 vs 46,0), menyoroti adanya kelebihan kapasitas di pasar tenaga kerja, sedangkan waktu pengiriman pemasok semakin panjang (51,5 vs 50,5). Mengenai harga, biaya input meningkat (52,3 vs 50,9), sementara harga jual juga naik (49,9 vs 48,8). Terakhir, ekspektasi aktivitas bisnis melunak (54,2 vs 55,0), tetapi perusahaan tetap optimis tentang perkembangan pasar.
2026-03-31
PMI Jasa Tiongkok Menyentuh Terendah 3 Bulan
Indeks Manajer Pembelian Non-Manufaktur NBS resmi China naik tipis menjadi 49,5 pada Februari 2026 dari 49,4 pada bulan sebelumnya tetapi tetap di bawah ekspektasi pasar sebesar 49,8. Pembacaan terbaru menandai level terendah sejak November dan menunjukkan kontraksi bulan kedua berturut-turut dalam aktivitas layanan, sebagian dipengaruhi oleh gangguan dari liburan Tahun Baru Imlek yang berlangsung seminggu. Pesanan baru turun dengan kecepatan yang lebih cepat (45,2 vs 46,1 pada Januari), sementara permintaan asing semakin melemah (44,7 vs 46,9), menyoroti kondisi eksternal yang lemah. Penyerapan tenaga kerja tetap rendah (46,0 vs 46,1), menunjukkan adanya kelebihan kapasitas di pasar tenaga kerja. Waktu pengiriman pemasok menyusut (50,5 vs 51,1), menunjukkan perbaikan kondisi pasokan. Di sisi harga, biaya input meningkat dengan kecepatan yang lebih cepat (50,9 vs 50,0), sementara harga output tetap dalam kontraksi (48,8 vs 48,8). Melihat ke depan, kepercayaan bisnis mereda untuk bulan kedua berturut-turut (55,0 vs 56,0), menunjukkan pandangan yang lebih hati-hati.
2026-03-04
PMI Jasa Tiongkok Turun Tak Terduga
Indeks Manajer Pembelian Non-Manufaktur NBS resmi China turun menjadi 49,4 pada Januari 2024 dari 50,2 pada bulan sebelumnya, meleset dari ekspektasi pasar sebesar 50,3 dan mencatat pembacaan terendah sejak Desember 2022. Penurunan ini mencerminkan permintaan pasca-liburan yang lemah, pengeluaran konsumen yang hati-hati, dan tekanan yang terus-menerus di sektor properti. Baik pesanan baru (46,1 vs. 47,3 pada bulan Desember) maupun permintaan asing menyusut dengan kecepatan yang lebih tajam (46,9 vs. 47,5). Pada saat yang sama, lapangan kerja tetap lesu (46,1 vs 46,1), menunjukkan adanya kelebihan tenaga kerja yang terus berlanjut. Waktu pengiriman pemasok sedikit menyusut (51,1 vs. 51,3), menunjukkan kondisi pasokan yang lebih longgar. Di sisi harga, tekanan biaya input stabil (50,0 vs. 50,2), sementara harga output menurun dengan kecepatan yang lebih lambat (48,8 vs. 48,0). Melihat ke depan, sentimen bisnis melemah menjadi yang terendah dalam empat bulan (56,0 vs. 56,5).
2026-01-31