Impor ke Malaysia naik 14,1% tahun ke tahun menjadi MYR 143,6 miliar pada Mei 2026, didukung oleh peningkatan pembelian barang antara (14,4%). Pertumbuhan impor paling kuat berasal dari Singapura (43,9%), diikuti oleh China (38,7%) dan Taiwan (31,4%), sementara impor dari AS merosot 32,0%.

Impor di Malaysia rata-rata 30801,87 juta MYR dari 1970 hingga 2026, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 154044 juta MYR pada April 2026 dan titik terendah sebesar 313,60 juta MYR pada Agustus 1970.

Impor di Malaysia diperkirakan mencapai 128.000,00 juta MYR pada akhir kuartal ini, menurut model makro global Trading Economics dan ekspektasi analis. Dalam jangka panjang, impor Malaysia diproyeksikan akan bergerak sekitar 140.000,00 juta MYR pada tahun 2027, menurut model ekonometrik kami.



Terakhir Sebelum Ini Satuan Referensi
Neraca Perdagangan 40380.00 29226.00 Myr - Juta May 2026
Arus Modal 27395.00 9414.00 Myr - Juta Mar 2026
Transaksi Berjalan 15157.00 2748.00 Myr - Juta Mar 2026
Transaksi Berjalan dibandingkan dengan PDB 1.50 1.40 Persen Dari Pdb Dec 2025
Ekspor 184004.00 183270.00 Myr - Juta May 2026
Ekspor YoY 45.30 37.30 Persen May 2026
Penanaman Modal Asing 22809.25 26641.30 Myr - Juta Mar 2026
Impor 143624.00 154044.00 Myr - Juta May 2026
Impor YoY 14.10 20.00 Persen May 2026
Aturan Perdagangan 122.20 119.60 Poin May 2026


Impor Malaysia
Impor utama Malaysia adalah: produk elektrik dan elektronik (29,4 persen), bahan kimia (9,5 persen), produk petrokimia (9,3 persen) dan mesin, perkakas, dan suku cadang (8,7 persen). Mitra impor utama adalah: Tiongkok (19 persen), Singapura (12 persen), Uni Eropa (10 persen), Amerika Serikat (8,1 persen), Jepang (7,8 persen) dan Thailand (6,1 persen).
Realisasi Sebelum Ini Tertinggi Paling Rendah Tanggal Satuan Frekuensi
143624.00 154044.00 154044.00 313.60 1970 - 2026 Myr - Juta Bulanan