Ekspor dari Brunei turun 1,2% tahun ke tahun menjadi BND 1,14 miliar pada Januari 2026, terutama disebabkan oleh penurunan pengiriman bahan bakar mineral (-1,1%) dan bahan kimia (-13,0%). Tujuan ekspor utama termasuk Australia, dengan pangsa 26,1%, China (13,7%), Singapura (13,4%), Jepang (12,4%), dan Malaysia (6,8%). Pada tahun 2025, penjualan menyusut 10,4% menjadi BND 13,7 miliar.

Ekspor di Brunei rata-rata 1226,50 juta BND dari 2005 hingga 2025, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 4137,32 juta BND pada September 2008 dan titik terendah sebesar 491,10 juta BND pada Agustus 2016.



Terakhir Sebelum Ini Satuan Referensi
Neraca Perdagangan 467.90 136.90 Bnd - Juta Jan 2026
Transaksi Berjalan 2986.20 2611.00 Bnd - Juta Dec 2024
Transaksi Berjalan dibandingkan dengan PDB 16.40 14.40 Persen Dari Pdb Dec 2025
Ekspor 1146.00 1142.00 Bnd - Juta Jan 2026
Penanaman Modal Asing 34.50 -68.60 Bnd - Juta Dec 2024
Impor 678.10 1005.10 Bnd - Juta Jan 2026
Kedatangan Wisatawan 268282.00 133630.00 Ribuan Dec 2024


Ekspor Brunei
Minyak dan gas alam menyumbang hampir 90 persen dari ekspor Brunei. Ekspor lainnya termasuk mesin dan peralatan transportasi (5 persen) dan bahan kimia (5 persen). Mitra ekspor utama Brunei adalah: Jepang (35 persen dari total impor); Korea Selatan (14 persen); Thailand (9 persen); India (9 persen); Singapura (7 persen); Malaysia (6 persen); Tiongkok (5 persen); Australia (5 persen) dan Selandia Baru (3 persen).
Realisasi Sebelum Ini Tertinggi Paling Rendah Tanggal Satuan Frekuensi
1146.00 1142.00 4137.32 491.10 2005 - 2026 Bnd - Juta Bulanan