Saham Eropa Naik saat Trump Perpanjang Gencatan Senjata

2026-04-22 07:23 Joana Taborda Waktu baca 1 menit
Saham Eropa naik dengan hati-hati pada hari Rabu, dengan STOXX 50 meningkat 0,5% dan STOXX 600 naik 0,3%. Sentimen didukung setelah Presiden Trump mengatakan bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, tepat sebelum berakhirnya, untuk memberikan waktu bagi pembicaraan damai. Ia juga menunjukkan bahwa tidak ada serangan baru yang direncanakan, meskipun blokade Selat Hormuz akan tetap berlaku. Secara terpisah, laporan menunjukkan bahwa Iran telah menerima "beberapa indikasi" bahwa AS mungkin bersedia untuk melonggarkan blokade. Namun, ketidakpastian tetap ada mengenai waktu negosiasi formal. Sementara itu, musim laporan keuangan berlanjut, dengan saham ABB melonjak lebih dari 5% setelah perusahaan tersebut melampaui ekspektasi dan meningkatkan panduannya. Di sisi lain, Moncler turun 1,5% karena hasilnya gagal mengesankan investor. Deutsche Telekom turun 1,6%, dengan Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan tersebut sedang mempertimbangkan kombinasi penuh dengan T-Mobile AS yang dapat menghasilkan kesepakatan M&A terbesar yang pernah ada.


Berita
Saham Eropa Turun untuk Sesi Ketiga
Saham Eropa ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga pada hari Rabu di tengah tekanan yang terus-menerus dari harga energi yang lebih tinggi di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah. STOXX 50 zona euro turun 0,5% menjadi 5.900 dan STOXX 600 pan-Eropa turun 0,3% menjadi 614. Harga minyak dan gas naik setelah Iran menyerang dan menyita kapal komersial di dekat Selat Hormuz setelah Presiden AS Trump mengatakan bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, tepat sebelum berakhirnya, tetapi mempertahankan blokade di titik penyempitan. Sentimen risiko yang rendah di Eropa menekan perusahaan barang diskresioner dengan LVMH dan Adidas turun 2,5%. Biaya listrik yang lebih tinggi juga mempengaruhi sektor industri dengan Safran dan Airbus turun masing-masing 3,5% dan 2,5%. Sementara itu, Deutsche Telekom merosot 4,6% karena potensi merger dengan anak perusahaannya di AS, T-Mobile. Di sisi lain, Siemens Energy melonjak 7,1% setelah melaporkan hasil yang kuat.
2026-04-22
Saham Eropa Mengurangi Keuntungan
Baik STOXX 50 maupun STOXX 600 mengurangi keuntungan awal untuk diperdagangkan di sekitar garis datar pada hari Rabu, karena antusiasme awal atas perpanjangan gencatan senjata memudar di tengah ketidakpastian yang terus berlanjut di Timur Tengah. Presiden AS Trump mengatakan bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, tepat sebelum masa berlakunya berakhir, untuk memberikan waktu bagi pembicaraan damai. Ia juga menunjukkan bahwa tidak ada serangan baru yang direncanakan, meskipun blokade Selat Hormuz akan tetap berlaku. Namun, ketidakpastian tetap ada mengenai waktu negosiasi formal dan berita menunjukkan Iran menembaki kapal-kapal di Selat Hormuz. Sementara itu, musim laporan keuangan berlanjut, dengan saham ABB melonjak lebih dari 3% setelah perusahaan tersebut melampaui ekspektasi dan meningkatkan panduannya. Di sisi lain, Moncler turun 0,9% karena hasilnya gagal mengesankan investor. Deutsche Telekom jatuh 3,8%, dengan Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan tersebut sedang mempertimbangkan kombinasi penuh dengan T-Mobile AS yang dapat menghasilkan kesepakatan M&A terbesar yang pernah ada.
2026-04-22
Saham Eropa Naik saat Trump Perpanjang Gencatan Senjata
Saham Eropa naik dengan hati-hati pada hari Rabu, dengan STOXX 50 meningkat 0,5% dan STOXX 600 naik 0,3%. Sentimen didukung setelah Presiden Trump mengatakan bahwa ia akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, tepat sebelum berakhirnya, untuk memberikan waktu bagi pembicaraan damai. Ia juga menunjukkan bahwa tidak ada serangan baru yang direncanakan, meskipun blokade Selat Hormuz akan tetap berlaku. Secara terpisah, laporan menunjukkan bahwa Iran telah menerima "beberapa indikasi" bahwa AS mungkin bersedia untuk melonggarkan blokade. Namun, ketidakpastian tetap ada mengenai waktu negosiasi formal. Sementara itu, musim laporan keuangan berlanjut, dengan saham ABB melonjak lebih dari 5% setelah perusahaan tersebut melampaui ekspektasi dan meningkatkan panduannya. Di sisi lain, Moncler turun 1,5% karena hasilnya gagal mengesankan investor. Deutsche Telekom turun 1,6%, dengan Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan tersebut sedang mempertimbangkan kombinasi penuh dengan T-Mobile AS yang dapat menghasilkan kesepakatan M&A terbesar yang pernah ada.
2026-04-22