Saham Eropa Kemungkinan Dibuka Menguat Jelang Keputusan ECB

2025-09-11 05:57 Jam Kaimo Samonte Waktu baca 1 menit
Bursa saham Eropa kemungkinan dibuka menguat pada Kamis seiring persiapan pemodal menjelang pengumuman kebijakan moneter oleh bank sentral Eropa hari ini di mana level fasilitas deposit bakal dipertahankan di level 2%. Pelaku pasar juga akan mencermati proyeksi makroekonomi di kawasan Eropa dan global. Pemodal juga mengantisipasi rilis data inflasi Agustus di Amerika Serikat setelah indeks harga produsen ternyata mencatatkan penurunan 0,1%. Mengingt tidak ada laporan kinerja yang keluar hari ini, sentimen di pasar sepenuhnya bergantung pada berita yang berasal dari bank sentral. Pada perdagangan sebelum market dibuka, kontrak berjangka Euro Stoxx 50 menguat 0,1% dan Stoxx 600 bertambah 0,2%.


Berita
Saham Eropa Ditutup Lebih Rendah
Saham Eropa bangkit dari titik terendah sesi tetapi tetap ditutup di zona merah pada hari Kamis, karena ancaman eskalasi oleh AS dan Iran memperpanjang kekhawatiran tentang penurunan ekspor minyak dari Teluk Persia. STOXX 50 zona Euro turun 0,7% menjadi 5.695 dan STOXX pan-Eropa turun 0,3% menjadi 596. Presiden AS Trump bertukar ancaman eskalasi dengan pejabat Iran dan memicu penjualan di pasar risiko global yang berkepanjangan, dengan taruhan bahwa perang akan berdampak pada komoditas energi lebih lama. Namun, ekuitas memangkas kerugian mereka setelah laporan bahwa Oman dan Iran mungkin mengoordinasikan sistem untuk memilih tanker yang dapat melintasi selat Hormuz. Bank-bank jatuh tajam di bawah tekanan yang ditimbulkan perang terhadap ekonomi dan permintaan kredit, dengan UniCredit dan BNP Paribas turun 2,5%. Sektor teknologi juga tertekan oleh pergeseran dari aset spekulatif, dengan ASML turun 2,4% dan Infineon kehilangan 3%. Bursa saham Eropa akan tutup pada hari Jumat untuk Hari Jumat Agung, dan beberapa bursa akan memperpanjang liburan hingga Senin.
2026-04-02
Saham Eropa Turun Lagi
Saham di Eropa turun pada hari Kamis, dengan STOXX 50 jatuh 1,2% dan STOXX 600 turun 1,9%, karena harapan untuk resolusi cepat konflik dengan Iran memudar setelah komentar dari Presiden AS Trump. Ia menyatakan bahwa operasi AS mendekati penyelesaian dan berjanji akan tindakan yang lebih agresif, tetapi pernyataannya tidak memberikan rincian baru, tidak memberikan garis waktu yang jelas untuk penarikan maupun rencana konkret untuk membuka Selat Hormuz. Akibatnya, harga minyak melonjak, kembali naik di atas $105 per barel. Semua sektor berada di wilayah negatif kecuali energi, sementara saham teknologi dan industri memimpin penurunan. Di antara kinerja terburuk adalah ASML Holding (-4,1%), Infineon (-4,4%), Siemens Energy (-3,7%), dan STMicroelectronics (-3,5%). Meskipun penurunan pada hari Kamis, saham Eropa tetap berada di jalur untuk mengakhiri minggu lebih tinggi, dengan STOXX 50 naik 2,3% dan STOXX 600 meningkat 2,7% sejauh ini. Pasar di wilayah tersebut akan ditutup pada hari Jumat untuk memperingati liburan Paskah.
2026-04-02
Saham Eropa Menuju Pembukaan yang Lebih Rendah
Pasar ekuitas Eropa diperkirakan akan dibuka lebih rendah pada hari Kamis, mengembalikan keuntungan dari sesi sebelumnya setelah Presiden Donald Trump menunjukkan bahwa konflik Iran akan berlanjut. Dalam pidato langka di waktu prime-time, Trump mencatat bahwa AS akan menyerang Iran "sangat keras" dalam beberapa minggu mendatang, berargumen bahwa tujuan militer utama hampir tercapai dan konflik mendekati akhir. Namun, ia tidak memberikan garis waktu untuk keluar, meninggalkan investor tidak pasti tentang ruang lingkup dan durasi kampanye. Pernyataan tersebut juga mendorong harga minyak lebih tinggi, menghidupkan kembali kekhawatiran tentang inflasi. Dalam perdagangan pra-pasar, Euro Stoxx 50 dan futures Stoxx 600 turun masing-masing 2% dan 1,7%.
2026-04-02