Defisit Perdagangan Islandia Mencapai Rekor Tertinggi

2026-05-08 09:21 Larissa Caser Waktu baca 1 menit
Defisit perdagangan Islandia melebar menjadi ISK 64,9 miliar pada April 2026, mencapai level tertinggi dalam sejarah, dari defisit ISK 54,1 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Ekspor turun 11% tahun ke tahun menjadi ISK 73,2 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan pengiriman barang manufaktur (-22%). Namun, ekspor ikan budidaya meningkat 103% dan produk pertanian naik 41%. Impor naik 1% menjadi ISK 138,1 miliar, didukung oleh peningkatan yang kuat dalam impor bahan bakar dan pelumas (66%) serta peralatan transportasi (31%), meskipun sebagian terimbangi oleh penurunan impor pasokan industri (-15%) dan produk makanan (-18%). Selama dua belas bulan terakhir, defisit perdagangan Islandia tercatat sebesar ISK 429,6 miliar.


Berita
Defisit Perdagangan Islandia Mencapai Rekor Tertinggi
Defisit perdagangan Islandia melebar menjadi ISK 64,9 miliar pada April 2026, mencapai level tertinggi dalam sejarah, dari defisit ISK 54,1 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Ekspor turun 11% tahun ke tahun menjadi ISK 73,2 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan pengiriman barang manufaktur (-22%). Namun, ekspor ikan budidaya meningkat 103% dan produk pertanian naik 41%. Impor naik 1% menjadi ISK 138,1 miliar, didukung oleh peningkatan yang kuat dalam impor bahan bakar dan pelumas (66%) serta peralatan transportasi (31%), meskipun sebagian terimbangi oleh penurunan impor pasokan industri (-15%) dan produk makanan (-18%). Selama dua belas bulan terakhir, defisit perdagangan Islandia tercatat sebesar ISK 429,6 miliar.
2026-05-08
Defisit Perdagangan Islandia Menyusut pada Maret
Defisit perdagangan Islandia menyusut menjadi ISK 37,9 miliar pada Maret 2026 dari ISK 42,2 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Ekspor meningkat sebesar 22% tahun ke tahun menjadi ISK 93,1 miliar, didorong oleh pengiriman ikan budidaya (+103%), produk laut (+53%), dan produk pertanian (+12%). Namun, ekspor untuk barang-barang manufaktur menurun (-3%) dan produk lainnya (-30%). Sementara itu, impor naik 11% menjadi ISK 131 miliar, didukung oleh peningkatan pembelian barang modal (+65%), makanan dan minuman (+29%), bahan bakar dan pelumas (+8%), serta barang konsumsi (+6%). Selama dua belas bulan terakhir, defisit perdagangan Islandia tercatat sebesar ISK 421,3 miliar.
2026-04-10
Defisit Perdagangan Islandia Menyusut Tajam pada Februari
Defisit perdagangan Islandia menyusut tajam menjadi ISK 9,9 miliar pada Februari 2026 dari ISK 59,5 miliar pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Ekspor naik 2% tahun ke tahun menjadi ISK 78 miliar, didorong oleh peningkatan pengiriman produk perikanan (13,1%) dan produk pertanian (3,3%). Sementara itu, impor turun 35,2% menjadi ISK 88 miliar, tertekan oleh penurunan barang modal kecuali transportasi (-65,6%), peralatan transportasi (-30,6%), dan bahan bakar serta pelumas (-26,9%).
2026-03-06