Ghana Memberikan Potongan Tajam Lainnya ke Tingkat Kebijakan

2025-11-26 13:44 Luisa Carvalho Waktu baca 1 menit
Bank of Ghana memangkas tingkat kebijakan moneter acuannya sebesar 350 bps menjadi 18% pada 26 November 2025, menandai penurunan tingkat ketiga secara berturut-turut tahun ini. Pembuat kebijakan menyebutkan tampilan makroekonomi yang membaik dan harapan akan terus menurunnya inflasi. Tingkat inflasi tahunan Ghana turun ke level terendah dalam lebih dari empat tahun, yaitu 8% pada Oktober 2025, menandai periode perlambatan yang kesepuluh berturut-turut dan sejalan dengan titik tengah kisaran target bank sentral 6%–10%. "Inflasi telah melandai lebih cepat dari perkiraan kami, dan kemungkinan akan berada di kisaran 4% hingga 6% menjelang akhir tahun sebelum stabil di sekitar kisaran target pada 2026,” kata Gubernur Johnson Asiama. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tahun ini diproyeksikan tetap solid.


Berita
Ghana Memotong Suku Bunga 150bps
Bank Ghana memangkas suku bunga acuan sebesar 150bps menjadi 14% dalam keputusan Maret 2025, pemangkasan suku bunga kelima berturut-turut yang menandai kembalinya biaya pinjaman yang longgar dari periode sebelum invasi Rusia ke Ukraina yang memicu guncangan inflasi global. Pemangkasan ini sedikit berbeda dengan konsensus pasar yang memperkirakan pemangkasan lebih lembut sebesar 100bps, mencerminkan prioritas yang lebih besar dari para pembuat kebijakan untuk mengatasi kekhawatiran pertumbuhan meskipun ada risiko inflasi yang meningkat. Inflasi utama baru-baru ini melambat ke level terendah dalam 25 tahun sebesar 3,3% pada bulan Februari, tetapi efek dasar dan lonjakan harga energi global yang dipicu oleh perang di Teluk Persia kemungkinan akan memicu beberapa tekanan dalam pertumbuhan harga. Di sisi lain, lonjakan harga emas tahun lalu meningkatkan aliran devisa ke Ghana, membatasi tekanan yang dihadapi Bank Sentral untuk mempertahankan cedi dan memberikan sedikit kelonggaran untuk suku bunga kebijakan yang lebih rendah.
2026-03-18
Bank Ghana Memotong Suku Bunga Sebesar 250bps
Bank Ghana memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 250 basis poin menjadi 15,5% pada pertemuan pertamanya di tahun 2026, membawa biaya pinjaman ke level terendah sejak Februari 2022. Gubernur Johnson Asiama mengatakan inflasi utama diperkirakan akan mendekati target jangka menengah sebesar 8,0%, sementara pertumbuhan ekonomi diproyeksikan tetap kuat di tahun 2026. Tingkat inflasi Ghana turun menjadi 5,4% pada bulan Desember, terendah sejak Juli 2022, menandai bulan ke-12 berturut-turut dari disinflasi. Bank sentral mengatakan akan terus memantau perkembangan dengan cermat dan mengambil tindakan kebijakan yang tepat untuk memastikan bahwa keuntungan dari stabilitas makroekonomi diterjemahkan menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan.
2026-01-28
Ghana Memberikan Potongan Tajam Lainnya ke Tingkat Kebijakan
Bank of Ghana memangkas tingkat kebijakan moneter acuannya sebesar 350 bps menjadi 18% pada 26 November 2025, menandai penurunan tingkat ketiga secara berturut-turut tahun ini. Pembuat kebijakan menyebutkan tampilan makroekonomi yang membaik dan harapan akan terus menurunnya inflasi. Tingkat inflasi tahunan Ghana turun ke level terendah dalam lebih dari empat tahun, yaitu 8% pada Oktober 2025, menandai periode perlambatan yang kesepuluh berturut-turut dan sejalan dengan titik tengah kisaran target bank sentral 6%–10%. "Inflasi telah melandai lebih cepat dari perkiraan kami, dan kemungkinan akan berada di kisaran 4% hingga 6% menjelang akhir tahun sebelum stabil di sekitar kisaran target pada 2026,” kata Gubernur Johnson Asiama. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi tahun ini diproyeksikan tetap solid.
2025-11-26