Pertumbuhan PDB Vietnam Kuartal IV Terkuat Sejak 2007

2026-01-05 08:23 Chusnul Chotimah Waktu baca 1 menit
PDB Vietnam meningkat 8,46% yoy di K4 2025, melonjak dari ekspansi 8,25% yang direvisi sedikit di K3 dan menandai laju tercepat sejak K4 2007. Pertumbuhan merata, dengan semua sektor mencatat kenaikan solid, termasuk industri dan konstruksi (9,73%), jasa (8,82%), dan pertanian (3,70%). Di sisi belanja, perdagangan tetap tangguh meskipun tarif AS 20% diberlakukan pada awal Agustus, dengan ekspor dan impor barang K4 melonjak masing-masing sebesar 19,34% dan 19,40%. Sementara itu, konsumsi akhir tumbuh 7,15% yoy, sementara investasi tetap naik 8,92%. Untuk tahun penuh 2025, PDB negara tumbuh sebesar 8,02%, kinerja terkuat sejak 2011. Pekan lalu, pejabat senior Bank Sentral Vietnam mengatakan bahwa tarif dan pergeseran kebijakan moneter di negara lain akan membuat lebih sulit bagi bank sentral Vietnam untuk mengkalibrasi pengaturan kebijakannya dan mencapai target pertumbuhan ekonomi lebih dari 10% tahun depan. Pemerintah mengatakan Vietnam berencana menargetkan pertumbuhan 10% tahun depan.


Berita
Pertumbuhan PDB Vietnam Melambat menjadi 7,83% di Q1
PDB Vietnam tumbuh 7,83% tahun ke tahun pada Q1 2026, melambat dari tingkat pertumbuhan 8,46% pada Q4 2025, seiring dengan meningkatnya impor minyak yang mendorong inflasi. Pertumbuhan bersifat luas, dengan semua sektor mencatatkan kenaikan yang solid, termasuk industri dan konstruksi (8,92%), layanan (8,18%), dan pertanian (3,58%). Di sisi pengeluaran, ekspor naik 19,85%, sementara impor melonjak 24,27%, didorong oleh konflik Timur Tengah, yang mendorong harga minyak. Konsumsi akhir naik 8,45% yoy, sementara investasi tetap tumbuh 7,18%. Tahun lalu, PDB negara ini meningkat 8,02%, kinerja terkuat sejak 2011. Vietnam menargetkan pertumbuhan ekonomi tahunan setidaknya 10% hingga 2030, didukung oleh investasi dalam ratusan proyek besar baru yang diluncurkan tahun lalu, senilai sekitar USD 200 miliar. Sebelumnya, Kim Eng Tan, direktur pelaksana untuk peringkat kedaulatan Asia di S&P Global Ratings, mengatakan bahwa Vietnam diperkirakan akan tumbuh secara stabil selama tiga tahun ke depan, dengan proyeksi pertumbuhan tahunan sebesar 6,7%.
2026-04-04
Pertumbuhan PDB Vietnam Kuartal IV Terkuat Sejak 2007
PDB Vietnam meningkat 8,46% yoy di K4 2025, melonjak dari ekspansi 8,25% yang direvisi sedikit di K3 dan menandai laju tercepat sejak K4 2007. Pertumbuhan merata, dengan semua sektor mencatat kenaikan solid, termasuk industri dan konstruksi (9,73%), jasa (8,82%), dan pertanian (3,70%). Di sisi belanja, perdagangan tetap tangguh meskipun tarif AS 20% diberlakukan pada awal Agustus, dengan ekspor dan impor barang K4 melonjak masing-masing sebesar 19,34% dan 19,40%. Sementara itu, konsumsi akhir tumbuh 7,15% yoy, sementara investasi tetap naik 8,92%. Untuk tahun penuh 2025, PDB negara tumbuh sebesar 8,02%, kinerja terkuat sejak 2011. Pekan lalu, pejabat senior Bank Sentral Vietnam mengatakan bahwa tarif dan pergeseran kebijakan moneter di negara lain akan membuat lebih sulit bagi bank sentral Vietnam untuk mengkalibrasi pengaturan kebijakannya dan mencapai target pertumbuhan ekonomi lebih dari 10% tahun depan. Pemerintah mengatakan Vietnam berencana menargetkan pertumbuhan 10% tahun depan.
2026-01-05
PDB Vietnam Kuartal III Tertinggi dalam 3 Tahun
Produk domestik bruto Vietnam tumbuh 8,23% secara tahunan pada kuartal III 2025, lebih cepat dari laju 8.19% pada periode sebelumnya yang merupakan revisi ke atas dan merupakan level tertinggi sejak kuartal III 2022. Seluruh sektor menglami kenaikan, yakni industri dan konstruksi (9,46% vs 8,82% di Q2), jasa (8,56% vs 9,06%), serta pertanian (3,74% vs 3,95%). Adapun kinerja perdagangan tetap tangguh meski terkena tarif 20% oleh Amerika Serikat yang berlaku sejak awal Agustus, di mana ekspor dan impor barang masing-masing melonjak 18,4% dan 20,2% pada Q3. Dari sisi pengeluaran, konsumsi total naik 7,79% yoy dan investasi bertumbuh 8,97%. Perdana Menteri Pham Minh Chinh baru-baru ini memperkirakan ekspor akan tumbuh lebih dari 12% tahun ini, didorong oleh optimisme terkait negosiasi perdagangan yang tengah berlangsung dengan Amerika. Namun, laporan PBB memperingatkan bahwa tarif tersebut dapat memangkas hingga 20% ekspor Vietnam ke AS, berpotensi menjadikan Vietnam sebagai perekonomian di Asia Tenggara yang paling terdampak leh tarif. Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, PDB Vietnam tumbuh 7,85%, terkuat sejak 2011.
2025-10-06