FDI ke Vietnam naik 9,1% pada Q1

2026-04-06 00:24 Kyrie Dichosa Waktu baca 1 menit
Investasi langsung asing (FDI) yang dicairkan di Vietnam mencapai USD 5,41 miliar pada Januari–Maret 2026, naik 9,1% dibandingkan tahun sebelumnya, menandai angka triwulan pertama tertinggi dalam lima tahun. Total FDI terdaftar meningkat tajam sebesar 42,9% menjadi USD 15,2 miliar, didorong oleh sektor manufaktur dan pengolahan. FDI yang baru terdaftar mencapai USD 10,23 miliar di 904 proyek, naik 6,4% dalam jumlah dan 2,4 kali lipat dalam nilai. Sektor manufaktur memimpin dengan 69% dari modal baru, diikuti oleh utilitas (22,3%) dan sektor lainnya (8,7%). Manufaktur juga mendominasi pencairan, menyumbang 82,8%, di depan real estat (7,2%) dan utilitas (3,6%). Berdasarkan negara, Singapura memimpin dengan USD 5,32 miliar (52%), diikuti oleh Korea Selatan (35,9%) dan China (4,1%). Sementara itu, modal tambahan turun 55,1% menjadi USD 2,3 miliar. Termasuk baik dana baru maupun tambahan, sektor manufaktur menarik USD 8,85 miliar (70,6%), diikuti oleh utilitas (18,2%) dan sektor lainnya (11,2%).


Berita
FDI ke Vietnam naik 9,1% pada Q1
Investasi langsung asing (FDI) yang dicairkan di Vietnam mencapai USD 5,41 miliar pada Januari–Maret 2026, naik 9,1% dibandingkan tahun sebelumnya, menandai angka triwulan pertama tertinggi dalam lima tahun. Total FDI terdaftar meningkat tajam sebesar 42,9% menjadi USD 15,2 miliar, didorong oleh sektor manufaktur dan pengolahan. FDI yang baru terdaftar mencapai USD 10,23 miliar di 904 proyek, naik 6,4% dalam jumlah dan 2,4 kali lipat dalam nilai. Sektor manufaktur memimpin dengan 69% dari modal baru, diikuti oleh utilitas (22,3%) dan sektor lainnya (8,7%). Manufaktur juga mendominasi pencairan, menyumbang 82,8%, di depan real estat (7,2%) dan utilitas (3,6%). Berdasarkan negara, Singapura memimpin dengan USD 5,32 miliar (52%), diikuti oleh Korea Selatan (35,9%) dan China (4,1%). Sementara itu, modal tambahan turun 55,1% menjadi USD 2,3 miliar. Termasuk baik dana baru maupun tambahan, sektor manufaktur menarik USD 8,85 miliar (70,6%), diikuti oleh utilitas (18,2%) dan sektor lainnya (11,2%).
2026-04-06
FDI ke Vietnam Naik 8,8% pada Jan-Feb
Investasi langsung asing (FDI) yang dicairkan di Vietnam mencapai USD 3,21 miliar pada Januari–Februari 2026, naik 8,8% dibandingkan tahun lalu, menandai pelaksanaan FDI dua bulan tertinggi dalam lima tahun. Total FDI terdaftar turun 12,6% menjadi USD 6,03 miliar. Modal yang terdaftar baru naik 61,5% menjadi USD 3,54 miliar di 620 proyek, dipimpin oleh sektor manufaktur dan pengolahan (74,3%), diikuti oleh perdagangan grosir dan eceran (10,1%) dan sektor lainnya (15,6%). Berdasarkan negara, Korea Selatan memimpin dengan USD 1,34 miliar (37,8%), Singapura USD 1,1 miliar (31,1%), China USD 522,8 juta (14,8%), Jepang USD 171 juta (4,8%), Hong Kong USD 143 juta (4,0%), dan AS USD 85,6 juta (2,4%). Penyesuaian modal turun 52,3% menjadi USD 1,99 miliar, sementara modal asing melalui akuisisi saham dan kontribusi turun 5,7% menjadi USD 499,5 juta, dengan 49,0% di sektor manufaktur, 20,8% di grosir dan eceran, dan 30,2% di sektor lainnya.
2026-03-06
FDI ke Vietnam Naik 11,3% pada Januari
Investasi langsung asing (FDI) yang dicairkan di Vietnam mencapai USD 1,68 miliar pada Januari 2026, naik 11,3% dibandingkan tahun lalu dari USD 1,51 miliar, menandakan perluasan berkelanjutan aktivitas bisnis asing. Sebaliknya, total FDI yang terdaftar turun 40,6% menjadi USD 2,57 miliar, sebagian besar disebabkan oleh penurunan 67,4% dalam modal tambahan dan penurunan 38,6% dalam modal melalui akuisisi saham. Namun, modal yang baru terdaftar naik 15,7% menjadi USD 1,489 miliar di 349 proyek, dengan jumlah proyek meningkat 23,8%. Berdasarkan sektor, manufaktur dan pengolahan menyumbang bagian terbesar (76,3%), diikuti oleh real estat (9,7%), informasi dan komunikasi (5,2%), perdagangan grosir dan eceran (4,8%), dan kegiatan profesional (2,2%). Singapura tetap menjadi investor terbesar dengan 41,5% dari total modal terdaftar, diikuti oleh Korea Selatan, China, dan Jepang. Kementerian Keuangan mengatakan data tersebut mencerminkan kepercayaan investor yang berkelanjutan di tengah pergeseran rantai pasokan global.
2026-02-06